24.9 C
Samarinda
Friday, January 21, 2022

Ahli Waris Pegawai Honorer PPU Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan memberikan santunan kepada ahli waris seorang tenaga harian lepas (THL) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupa jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian .

Agus Mahendra, salah satu pegawai non PNS yang bertugas di Dinas Sosial mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia pada Oktober 2021. BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan dana JKK kepada ahli waris Agus Mahendra sebesar Rp197.200.000.

Santunan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan Hazairin Hasan dan disaksikan langsung oleh Plt Sekda PPU Muliadi dan Asisten I Setkab PPU Sodikin di Kantor Bupati PPU, Selasa 7 Desember 2021.

Hazairin Hasan mengungkapkan, santunan yang diberikan kepada ahli waris sebesar Rp197.200.000 tersebut dengan rincian JKK sebesar Rp163.200.000, biaya pemakaman Rp10.000.000 dan beasiswa Rp12.000.000 per tahun.

JKK yang diterima ahli waris berasal dari hasil perhitungan 48 bulan dikali gaji pokok almarhum Rp3.400.000. Sementara biasiswa anak almarhum diberikan Rp12 juta per tahun. Beasiswa tersebut diberikan maksimal 5 tahun.

“Hari ini kami dari penyelenggara menyerahkan klaim santunan JKK kepada pegawai non PNS  Dinas Sosial yang kecelakaan kerja. Almarhum merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang didaftarkan oleh Pemkab PPU,” katanya.

Hazairin mengungkapkan, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja tersebut baru aktif kembali kepesertaannya pada 2020. Karena didaftarkan oleh pemerintah daerah.

“Ini salah satu manfaat bagi warga yang ikut dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Dipaparkannya, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di PPU telah mencapai 62 persen dari seluruh angkatan kerja. Ke depan, pihaknya akan mendorong tenaga kerja rentan seperti petani dan nelayan agar masuk salam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Tenaga kerja rentan harus mendapat perlindungan. Ini harus diperjuangkan tahun akan datang,” terangnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab PPU Sodikin mengatakan, pemerintah daerah telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar seluruh tenaga kerja di Benuo Taka mendapatkan jaminan perlindungan.

Saat ini, seluruh pegawai non PNS atau THL di lingkungan Pemkab PPU telah ter-cover dalam kepsertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Sangat bermanfaat. Buktinya ada pegawai non PNS Dinas Sosial mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp197.200.000. Manfaatnya besar sementara iuran tidak memberatkan hanya Rp18.360 per bulan,” terangnya.

Sodikin menekankan, pemerintah daerah mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. Pihaknya juga siap memfasilitasi apabila hendak menyisir tenaga kerja rentan seperti nelayan dan petani.

“Sudah ada MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait dengan cakupan ASN dan non ASN serta tenaga kerja rentan. Dari sisi regulasi sudah disiapkan,” pungkasnya.

Penulis: Teguh
Editor: MH Amal

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU