src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Abdul Waris Dorong Percepatan Pembangunan Stadion Mini di Kampung Giring-Giring

Abdul Waris Dorong Percepatan Pembangunan Stadion Mini di Kampung Giring-Giring

3 minutes reading
Wednesday, 11 Mar 2026 16:15 48 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, mendorong percepatan pembangunan stadion mini di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk. Ia menilai keberadaan lapangan dengan standar yang baik tidak hanya penting bagi kegiatan olahraga masyarakat, tetapi juga berpotensi mendukung pengembangan konsep sport tourism di wilayah tersebut.

Pada awalnya pembangunan tersebut direncanakan dengan anggaran sekitar Rp6 miliar. Anggaran itu disiapkan untuk membangun lapangan yang layak, minimal memiliki standar yang baik untuk pertandingan sepak bola, meskipun tidak harus dilengkapi dengan tribun besar.

Namun, setelah dilakukan pengecekan di lapangan, kondisi lahan yang akan digunakan ternyata cukup menantang. Kontur tanah di lokasi tersebut bergelombang dan berbukit sehingga membutuhkan proses pematangan lahan yang cukup besar. Hal inilah yang membuat kebutuhan anggaran pembangunan menjadi lebih tinggi dari perkiraan awal.

“Awalnya lapangan ini direncanakan dengan anggaran sekitar Rp6 miliar. Tapi setelah kita cek kondisi medannya, ternyata lahannya bergunung-gunung sehingga pematangan lahan menjadi cukup mahal,” ujarnya.

Meski demikian, Abdul Waris menegaskan bahwa konsep pembangunan lapangan tersebut tetap diarahkan agar memiliki standar yang baik. Ia menjelaskan bahwa yang dimaksud standar internasional lebih kepada kualitas lapangannya, seperti ukuran dan kualitas permukaan rumput, bukan pada pembangunan tribun besar.

“Yang kita inginkan sebenarnya lapangan di kampung, tetapi memiliki standar internasional untuk lapangannya. Bukan berarti tribunnya harus seperti stadion besar,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa lapangan tersebut direncanakan sebagai bagian dari pengembangan konsep sport tourism di Kabupaten Berau. Dengan adanya fasilitas olahraga yang memadai di kampung, berbagai kegiatan dan turnamen dapat digelar di wilayah tersebut.

Dirinya bahkan berharap ke depan ajang seperti Piala Bupati tidak hanya dilaksanakan di Tanjung Redeb, tetapi juga dapat digelar di kampung-kampung yang memiliki fasilitas olahraga memadai.

“Namun, anggaran pembangunan lapangan tersebut mengalami pemangkasan. Dari rencana awal Rp6 miliar, anggaran yang tersedia saat ini hanya tersisa sekitar Rp2 miliar,” tuturnya.

Kondisi tersebut dinilai membuat proses pembangunan menjadi tidak maksimal dan berpotensi memperlambat penyelesaian proyek lapangan tersebut. Karena itu, Abdul Waris berharap agar anggaran yang sebelumnya dipangkas dapat dikembalikan sehingga pembangunan lapangan dapat segera direalisasikan sesuai rencana.

“Sekarang tinggal sekitar Rp2 miliar. Jadi sebenarnya kita berharap anggaran itu bisa dikembalikan seperti semula agar pembangunan lapangan ini bisa cepat selesai,” ungkapnya.

Kata dia, keberadaan fasilitas olahraga yang representatif di tingkat kampung dapat menjadi sarana pembinaan atlet muda sekaligus mendorong aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat. “Lapangan tersebut dapat menjadi salah satu fasilitas olahraga unggulan di wilayah kampung dan membuka peluang penyelenggaraan event olahraga di masa mendatang,” tutupnya. (Adv42/Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x