23.6 C
Samarinda
Jumat, Agustus 6, 2021

Kubu AYL-Suko Bakal Seret PAN ke Jalur Hukum

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Tak terima dengan sikap Partai Amanat Nasional (PAN) dalam tahapan pendaftaran pasangan calon di Pilkada Kukar 2020, kubu Awang Yacoub Luthman (AYL)-Suko Buono siap menempuh jalur hukum.

Namun, sebelum itu, AYL-Suko akan melakukan pendekatan dulu kepada DPD PAN Kutai Kartanegara.

“Kita sudah tawarkan ke pihak PAN, dengan cara kekeluargaan saja, tapi jika menemui jalan buntu, kita masuk ke opsi kedua, bawa ke ranah hukum melalui jalur sengketa politik,” jelas Jubir AYL-Suko, Haidir Azran, Selasa 8 September 2020.

Haidir menegaskan, hal menjadi materi gugatan adalah memastikan kepada PAN, apakah dukungan sah ke kubu Edi-Rendi atau ke kubu AYL-Suko.

Sebab, kubu AYL-Suko sudah mengantongi SK B1-KWK yang asli dari DPP pada tanggal 15 Juni 2020.

“Kita sudah dapat SK B1-KWK yang asli. Bahkan kita sudah konfirmasi ke Ketua dan Sekretaris DPP PAN, Zulkifli Hasan dan Edy Suparno tidak ada pembatalan SK B1-KWK tetap mengusung AYL-Suko, ” ujarnya.

Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan gugatan pertama yang akan dilayangkan ke Bawaslu.

“”Jika hasil gugatan ke Bawaslu tidak sesuai harapan, maka kita akan maju ke PTUN. Selain itu, kita lihat juga kondisi di KPU, apakah SK B1-KWK yang dilayangkan oleh kubu Edi-Rendi dari PAN tetap diterima, ini akan ditunggu pihak AYL-Suko,” tukasnya.

“”Sudah jelas KPU Pusat meminta untuk dukungan SK B1-KWK PAN untuk Kukar ditunda dulu, dan untuk kasus PAN bukan hanya terjadi di Kukar, di daerah lain juga minta penundaan,” sambungnya lagi.

AYL sendiri mengaku hanya ingin menciptakan demokrasi ideal di Kukar. SK B1-KWK PAN yang menjadi haknya malah diganggu agar tidak bisa ikut dalam tahapan pencalonan. Tujuannya, pasangan calon yang lolos akan berhadapan dengan kotak kosong.

“Kita ingin berdemokrasi secara baik di Kukar. Dan kami ingin menciptakan Pilkada Kukar yang damai,” pungkasnya.

Saat berita ini ditayangkan, media ini sudah meminta konfirmasi dari Ketua DPD PAN Kukar Supriyadi. Namun, belum mendapat jawaban.

Penulis: Andri

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar