Beranda Samarinda KPU Samarinda Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS

KPU Samarinda Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS

KPU Samarinda Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS - headlinekaltim.co
Rapat pleno terbuka KPU Samarinda. (FOTO: Ningsih/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemuktahiran (DPHP) dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada serentak 2020 di Hotel Aston, Selasa 8 September 2020.

Rapat pleno dihadiri oleh perwakilan partai politik, Bawaslu Samarinda dan seluruh Panitia Pemilihan kecamatan (PPK) se-Kota Samarinda.

Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat mengatakan rapat pleno ini untuk penetapan DPS sebelumnya yang sudah diplenokan dari daftar pemilih hasil perbaikan.

Advertisement

“Daftar pemilih hasil perbaikan ini adalah hasil kerja dari petugas PPDP yang bekerja mulai tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus kemarin,” ucapnya.

Rapat pleno hasil perbaikan ini, lanjut Firman, hasil yang diplenokan di tingkat PPS dan di tingkat PPK. Pleno di tingkat kota untuk memastikan tidak ada lagi perubahan angka dan selanjutnya ditetapkan di DPS yang akan diproses kembali.

“Artinya penetapan DPS ini bukan hasil akhir dari pemutakhiran data pemilih,” tuturnya.

Setelah penetapan DPS, kata Firman lagi, pihaknya akan membagikannya hingga ke tingkat kelurahan untuk mendapatkan masukan.

“Jika masih ada warga atau pemilih yang belum terdaftar, bisa mendatangi PPS atau tingkat kecamatan untuk dimasukkan identitasnya ke dalam daftar pemilih,” kata dia.

Daftar sementara pemilih hasil perbaikan ini merupakan proses penyempurnaan untuk menghasilkan data pemilih berkualitas. Ini bukan hanya sampai di tingkat DPS atau DPT, bahkan sampai ke DPTHP.

Dari data KPU Samarinda, hingga hari ini data terakhir yang masuk sebanyak 577.072 pemilih dari hasil DPTHP.

Baca Juga  Dua SSK Disiapkan, Ini Langkah Polresta Kawal Penggusuran SKM Besok

“Ini yang akan kita plenokan jika sepanjang rapat pleno yang dibacakan masing-masing PPK ada koreksi, tentu akan ada perubahan data. Kita pastikan kepada semua pihak bahwa angka ini sudah disepakati bersama tapi bukan berarti tidak akan ada perbaikan jika ada koreksi pengurangan atau tambahan,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

Komentar
Advertisement