src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi. Beberapa cara menurunkan gula darah setelah makan di antaranya minum air putih dan konsumsi buah sebagai makanan penutup. (Raihannisa Fitriah)HEADLINEKALTIM.CO – Menurunkan gula darah setelah makan menjadi hal penting, terutama bagi orang yang ingin menjaga kesehatan metabolisme. Aktivitas sederhana yang dilakukan usai makan ternyata berpengaruh besar terhadap lonjakan gula darah setelah makan, sehingga tidak naik secara drastis.
Dilansir dari CNN Indonesia, kebiasaan yang tepat setelah makan dapat membantu tubuh mengontrol gula darah setelah makan, bahkan tanpa perlu metode yang rumit atau melelahkan.
Rasa kantuk kerap muncul setelah makan dan membuat banyak orang memilih untuk tidur sejenak atau bersantai di depan televisi. Padahal, kebiasaan ini justru berpotensi memicu kenaikan gula darah setelah makan jika tidak diimbangi dengan aktivitas yang tepat.
Para ahli menyebut, ada beberapa cara menurunkan gula darah yang bisa dilakukan secara mudah. Meski begitu, bagi penderita diabetes, langkah-langkah ini tetap perlu dikonsultasikan dengan dokter karena tidak menggantikan pengobatan medis.
Cara pertama untuk menurunkan gula darah setelah makan adalah berjalan kaki ringan selama sekitar 10 menit. Aktivitas sederhana ini membantu tubuh segera menggunakan glukosa dari makanan, sehingga tidak menumpuk di aliran darah.
Edukator diabetes Amy Kimberlain menjelaskan, berjalan kaki setelah makan membuat tubuh lebih efisien memanfaatkan glukosa. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa jalan kaki setelah makan selama 10 menit mampu menjaga kadar gula darah setelah makan lebih stabil dibandingkan hanya duduk atau beristirahat.
Jika tidak memungkinkan keluar rumah, aktivitas ringan seperti mencuci piring atau merapikan meja kerja juga dapat menjadi alternatif untuk membantu menurunkan gula darah.
Cara kedua yang tak kalah penting adalah minum air putih. Minum air putih setelah makan menjadi strategi pendukung untuk mengontrol gula darah setelah makan. Hidrasi yang cukup membantu ginjal membuang kelebihan glukosa dari dalam darah.
Meski begitu, minum air putih tidak secara langsung menghentikan lonjakan gula darah. Namun, kebiasaan ini tetap dianjurkan sebagai bagian dari upaya menurunkan gula darah setelah makan secara alami.
Cara ketiga adalah memilih buah sebagai makanan penutup. Mengonsumsi buah yang kaya serat dapat memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga membantu menjaga gula darah setelah makan tetap stabil.
Selain buah, makanan penutup tinggi serat seperti puding biji chia atau makanan fermentasi juga bisa menjadi pilihan. Strategi ini dinilai efektif sebagai cara menurunkan gula darah tanpa harus mengorbankan kenikmatan setelah makan.