src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Wartawan Berau Didorong Terus Tingkatkan Kompetensi

Wartawan Berau Didorong Terus Tingkatkan Kompetensi

waktu baca 3 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 15:18 24 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau Muhammad Said membuka Workshop Relasi Media pada Sabtu 12 September 2026 di Gedung RPJMD Bapperida. Kegiatan tersebut bertajuk “Meningkatkan Profesionalisme Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan” yang dilaksanakan selama dua hari.

Ia menilai, uji kompetensi wartawan (UKW) bukan sekadar proses untuk memperoleh sertifikat. Lebih dari itu, uji kompetensi menjadi bagian penting dalam memastikan wartawan memiliki kemampuan menjalankan profesinya sesuai standar jurnalistik. Menurutnya, pers memiliki posisi strategis sebagai salah satu pilar demokrasi. Media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang evaluasi bagi pemerintah. “Pers ini adalah penyeimbang. Bisa memberikan kritik, saran, sekaligus menjadi evaluasi dan introspeksi bagi pemerintah,” ujar jelasnya.

Said mengatakan, pemerintah tidak seharusnya memandang kritik media semata-mata sebagai bentuk mencari kesalahan. Justru, pemberitaan yang mengungkap persoalan di lapangan dapat menjadi bahan bagi pemerintah untuk melihat sisi-sisi yang mungkin belum terpantau. Karena itu, ia berharap wartawan di Berau memiliki karakter, mental, dan kemampuan kritis dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama dalam mengawal pembangunan daerah.

“Keberadaan wartawan yang kompeten dinilai semakin penting. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu penanda bahwa seorang jurnalis telah memenuhi standar kemampuan tertentu dalam menjalankan profesinya,” jelasnya.

Said juga berharap UKW dapat menjadi momentum bagi wartawan untuk terus memperbarui pengetahuan. Menurutnya, kompetensi tidak boleh berhenti setelah seseorang lama menjalankan profesinya. Ia mengibaratkan wartawan dengan aparatur sipil negara (ASN) yang tetap membutuhkan pelatihan, seminar, bimbingan teknis, dan pembaruan pengetahuan meski telah lama bekerja. “Jangan sampai kita merasa apa yang sudah didapat selama ini sudah cukup. Aturan dan informasi terus berkembang, sehingga kompetensi juga harus terus diperbarui,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi mengatakan perkembangan media digital membuat tantangan bagi insan pers semakin besar. Informasi kini dapat disebarkan kapan saja tanpa lagi terikat batas waktu seperti media cetak. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut media untuk tetap mampu menghadirkan berita yang aktual, namun tidak mengesampingkan akurasi dan keselamatan wartawan. “Untuk mendapatkan berita eksklusif itu luar biasa, tetapi perlu menjaga keselamatan kita bersama,” katanya.

Didi menegaskan, Pemkab Berau memandang media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi sekaligus menyerap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui pemberitaan media, pemerintah dapat mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan dan mengambil langkah pencegahan maupun kebijakan lanjutan.

Ketua PWI Berau Yudhi Perdana mengatakan pelaksanaan UKW merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas wartawan di Bumi Batiwakkal. UKW kali ini digelar dengan dukungan Diskominfo Berau dan diikuti wartawan dari sejumlah media yang aktif menjalankan kegiatan jurnalistik di Berau. Ia berharap peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik dan dinyatakan kompeten. “Profesionalitas dalam melaksanakan liputan dan tugas jurnalistik harus terus dijaga,” pungkasnya. (Riska)

LAINNYA
x