src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Bupati Kukar Minta FKDM Perkuat Deteksi Dini Kerawanan Sosial

Bupati Kukar Minta FKDM Perkuat Deteksi Dini Kerawanan Sosial

2 minutes reading
Wednesday, 11 Feb 2026 10:34 80 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Aulia Rahman Basri meminta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) periode 2025-2030 untuk memaksimalkan pencegahan potensi kerawanan masyarakat.

Hal ini dia sampaikan saat hadiri pengukuhan kepengurusan FKDM yang diketuai Roji’in sekaligus dirangkai pengangkatan Duta Pancasila Paskibra Indonesia (DPPI) periode 2025-2029 Kukar, .

“Saya dapat kabar, perusahaan batu bara banyak yang lakukan pengurangan produksi dan berdampak juga terhadap pengurangan tenaga kerja,” ucap Bupati Aulia, Selasa 10 Februari 2026, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Logika sederhananya, semakin banyak pengurangan tenaga kerja, berarti pengangguran terbuka kian bertambah. Ini bisa memicu kriminalitas. “Ini yang saya khawatirkan, semoga tidak terjadi di Kukar,” sebut Aulia.

Tugas FKDM, tambah Aulia, adalah memberikan laporan kepada bupati terkait potensi konflik yang terjadi di masyarakat lalu dirembukkan, dan mencarikan solusinya. “Sampaikan kebijakan dan solusinya yang harus Pemkab ambil agar mencegah konflik tidak semakin luas,” jelasnya.

Aulia menambahkan, membangun negara dan daerah yang kuat tidak mungkin kalau berbagai sektor tidak diperkuat, seperti swasembada pangan, ketahanan sosial ekonomi. “FKDM berperan dalam mempertahankan stabilitas sosial ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Untuk pengurus DPPI Kukar, bupati mempersilahkan turun ke lapangan untuk menanamkan kesadaran terhadap ideologi Pancasila sebagai sumber kekuatan Indonesia. “Jika pemuda-pemudi kita kuat ideologi Pancasilanya, maka semakin mudah untuk membangun negara ke depannya,” pungkasnya.(Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x