src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Milad Paskas Kukar ke 8 Tahun.(Sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG — Gerakan sosial Pasukan Amal Soleh (Paskas) Kukar genap berusia delapan tahun. Dari modal awal lima karung beras atau sekitar 125 kilogram, komunitas ini kini telah menghimpun dan menyalurkan beras hingga ratusan ton kepada anak yatim piatu serta santri penghafal Al-Qur’an di sejumlah pondok pesantren. Pembina Paskas Kukar, Wahidah S, mengatakan bahwa capaian tersebut jauh melampaui perkiraan awal saat gerakan ini dirintis. “Kami dulu merintis hanya lima karung saja, dan setelah berjalan delapan tahun, beras yang terkumpul dan disalurkan sudah mencapai 563.038,5 kilogram,” ujar Wahidah, Sabtu dalam perayaan milad ke-8 pada Sabtu 12 September 2026.
Wahidah menuturkan, pada masa awal gerakan, jumlah relawan yang terlibat tidak sampai sepuluh orang. Gerakan ini dijalankan dengan mendatangi warga dari pintu ke pintu hingga akhirnya kepercayaan donatur terus tumbuh dan Paskas mulai dikenal luas. Ia mengakui, perjalanan gerakan ini tidak selalu mulus. Para relawan pernah menghadapi cibiran dan tudingan miring dari sejumlah pihak.
“Pada saat itu, menjelang pemilu, ada yang menyebut pembagian beras ini sebagai bagian dari kampanye calon legislatif. Kami tegaskan, kami tidak berafiliasi dengan calon legislatif atau partai politik tertentu. Kami murni gerakan umat,” jelasnya.
Wahidah menjelaskan, prinsip kerja Paskas adalah menyalurkan beras terbaik dari orang terbaik untuk orang terbaik. Beras yang dihimpun merupakan beras berkualitas baik, bukan beras sisa, dan diperuntukkan bagi anak yatim piatu, santri, serta ustaz maupun ustazah yang membutuhkan.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Paskas yang selama ini bekerja tanpa imbalan gaji. Menurutnya, kerja tulus para relawan tersebut menjadi bagian dari amal besar yang terus berjalan hingga saat ini. “Memang tahun ini terjadi penurunan sedekah beras sebagai imbas efisiensi anggaran daerah dan pelambatan ekonomi,” ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, mengapresiasi konsistensi Paskas Kukar yang telah mengabdi selama delapan tahun dan berkontribusi besar dalam gerakan amal serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Paskas banyak membantu masyarakat Kukar tanpa memandang suku maupun golongan tertentu,” kata Sunggono.
Ia menilai kehadiran Paskas sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan dan kepedulian sosial masyarakat. “Gerakan ini bertujuan agar tidak ada lagi anak yatim piatu, lansia, maupun santri yang terlantar dalam memenuhi kebutuhan dasarnya,” pungkas Sunggono. (Andri)