src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kegiatan bersih parit besar Maluhu sebagai upaya penanganan banjir.(sumber : Istimewa)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ikut terdampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tenggarong pada Senin 5 Juni 2023 lalu, warga Kelurahan Maluhu melakukan gotong royong bersihkan parit besar.
“Parit besar tersebut menghubungkan ke Kelurahan Panji dan Loa Ipuh,” sebut Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, Jumat 9 Juni 2023.
Tri Joko menduga terjadi pengendapan parit sehingga air tidak lancar keluar. Parit besar yang dibersihkan warga lumayan panjang. “Sepanjang 800 meter yang kita bersihkan,” ucapnya.
Dia membantah soal keluhan warganya yang menuding banyak pembuatan jalan baru di Kelurahan Maluhu di tahun ini yang menjadi penyebab banjir.
“Sebelum jalan baru ada,pernah banjir lebih besar lagi pada 2019 lalu. Intinya di muaranya wilayah Panji dan Loa Ipuh banyak aliran parit berubah fungsi jadi pemukiman,” tegasnya.
Salah satu warga Tenggarong, Muhammad sudah merasa khawatir dengan kondisi Tenggarong saat ini. Saat hujan deras sebentar saja sudah terjadi banjir yang lumayan besar.
“Kok Tenggarong sudah hampir mirip dengan Samarinda, sebentar saja diguyur hujan deras, pasti banjir di beberapa wilayah Tenggarong seperti Bukit Biru, Timbau dan lainnya,” sebutnya.
Bupati Kukar Edi Damansyah juga turut prihatin atas banjir yang dialami Tenggarong saat hujan deras. Dirinya sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum(DPU) untuk turun ke lapangan. “Nanti akan didata oleh DPU yang menjadi sumber banjir dan penanganannya,” tuturnya.(Andri/#)