src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> RSUD Abdul Rivai Berau Kini Punya Tiga Dokter Spesialis Jantung

RSUD Abdul Rivai Berau Kini Punya Tiga Dokter Spesialis Jantung

waktu baca 3 menit
Selasa, 18 Agu 2026 15:43 22 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Direktur RSUD Abdul Rivai, Jusram, mengungkapkan, dalam enam bulan terakhir pihaknya telah mendapatkan tambahan tenaga dokter spesialis jantung. Saat ini, Berau telah memiliki tiga dokter spesialis jantung, terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Namun, salah satu dokter tersebut saat ini tengah menjalani pendidikan di China. Pendidikan tersebut menjadi bagian dari persiapan SDM untuk mendukung pengembangan layanan kateterisasi jantung di RSUD Abdul Rivai.

“Alhamdulillah dalam enam bulan ini kami sudah dapat tenaga dokter jantung yang baru. Jadi sekarang kita sudah punya di Berau ini tiga dokter jantung,” ungkapnya.

Menurutnya, kesiapan SDM menjadi salah satu syarat penting sebelum fasilitas kateterisasi jantung dapat dioperasikan. Karena itu, pihak rumah sakit terlebih dahulu memastikan tenaga medis yang akan menangani layanan tersebut memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Jusram berharap dokter yang sedang menjalani pendidikan dapat menyelesaikan prosesnya pada pertengahan tahun depan. Setelah SDM siap, pihaknya berharap bantuan alat kateterisasi jantung dari Kementerian Kesehatan dapat direalisasikan untuk Berau. “Mudah-mudahan nanti di pertengahan tahun depan sudah selesai dan alatnya juga bisa di-droping ke Berau,” ucapnya.

Selama ini, pasien jantung yang membutuhkan pemeriksaan atau tindakan kateterisasi masih harus dirujuk ke luar daerah, di antaranya Tarakan, Balikpapan, dan Samarinda. Jusram menjelaskan, kateterisasi jantung digunakan untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung secara lebih detail, terutama untuk mengetahui lokasi dan tingkat penyumbatan. Pemeriksaan tersebut dikenal sebagai angiografi. Fasilitas Cath Lab juga dapat digunakan untuk tindakan intervensi, termasuk pemasangan ring pada pasien dengan penyumbatan pembuluh darah jantung. Dengan adanya fasilitas tersebut nantinya, pasien tidak perlu selalu keluar daerah untuk mendapatkan layanan lanjutan. “Pasang cincin atau ring jantung pakai alat Cath Lab itu,” jelasnya.

Ia menuturkan, pengembangan layanan jantung menjadi bagian dari prioritas RSUD Abdul Rivai. Selain penyakit jantung, rumah sakit juga tengah memperkuat pelayanan bagi pasien gagal ginjal dan kanker. Untuk pasien gagal ginjal, penguatan dilakukan melalui layanan cuci darah. Sementara untuk pasien kanker, rumah sakit mempersiapkan layanan kemoterapi. Jusram menyebut penguatan tiga layanan tersebut dilakukan karena kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan lanjutan cukup tinggi.

Khusus penyakit jantung, jumlah pasien yang datang ke poliklinik rawat jalan disebut menunjukkan kecenderungan meningkat. Meski belum memiliki data pasti mengenai peningkatan rujukan setiap tahunnya, tren kunjungan menjadi perhatian rumah sakit. “Kalau melihat dari poli rawat jalan itu lumayan meningkat. Karena kita belum punya alat atau fasilitas untuk penanganan lanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, tingginya kasus diabetes dan hipertensi di Berau turut menjadi perhatian karena kedua kondisi tersebut merupakan faktor risiko yang berkaitan erat dengan penyakit jantung. “Mudah-mudahan kehadiran layanan kateterisasi jantung di RSUD Abdul Rivai nantinya tidak hanya memperkuat fasilitas kesehatan daerah, tetapi juga mempercepat penanganan pasien dan mengurangi ketergantungan terhadap rujukan ke luar Berau,” demikian Jusram. (Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x