src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bernike Gloria Nadeak, Lolos Sekolah Duta Maritim Indonesia 2025. (Foto: Ist)MAHASISWI Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Bernike Gloria Nadek berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan bagi daerahnya. Perempuan kelahiran 2005 ini menjadi salah satu putri terbaik di Kalimantan Timur khususnya Kota Samarinda yang dinyatakan lolos sebagai finalis Sekolah Duta Maritim Indonesia (SDMI) Batch IV Tahun 2025.
Sebuah ajang bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh ASPEKSINDO (Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia). ASPEKSINDO adalah organisasi yang memperjuangkan kepentingan daerah pesisir dan pulau-pulau kecil dalam pembangunan nasional. Salah satu program unggulannya adalah Duta Maritim Indonesia.
“Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari SDMI 2025. Ini bukan hanya soal prestasi pribadi, tapi juga soal bagaimana saya bisa membawa cerita tentang Kalimantan Timur ke panggung nasional,” ungkapnya.
Duta Maritim Indonesia merupakan ajang seleksi dan pembinaan pemuda dari seluruh provinsi untuk menjadi agen perubahan di bidang kemaritiman. Mereka membawa misi memperkenalkan potensi laut, budaya pesisir, serta mengedukasi masyarakat soal pentingnya menjaga laut Indonesia. Sebagai bagian dari pembinaan, para duta mengikuti Sekolah Duta Maritim Indonesia (SDMI).
Ini merupakan program strategis tahunan ASPEKSINDO yang bertujuan untuk mencetak pemimpin muda maritim Indonesia yang memiliki semangat nasionalisme, pengetahuan kelautan, serta kesadaran terhadap pentingnya peran laut sebagai masa depan bangsa.
Program ini telah melahirkan ratusan alumni sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021. Tahun 2025 ini, SDMI memasuki angkatan keempat dan akan digelar pada 10 – 17 Agustus 2025 di Jakarta.
Kegiatan ini akan diikuti oleh 100 pemuda-pemudi dari berbagai provinsi di Indonesia yang telah melalui proses seleksi ketat di tingkat daerah maupun nasional. Sebagai satu-satunya perwakilan dari Kalimantan Timur, Bernike tidak hanya membawa nama diri dan kampusnya, tetapi juga membawa misi memperkenalkan potensi bahari Kalimantan Timur, khususnya dari Kota Samarinda dan sekitarnya.
Ia menegaskan bahwa laut bukan hanya soal perikanan atau wisata, tetapi tentang identitas, ketahanan bangsa, dan keberlanjutan generasi mendatang. “Samarinda punya potensi besar, mulai dari budaya bahari, ekosistem sungai dan pesisir, hingga potensi ekonomi maritim yang belum sepenuhnya diangkat,” ujar Bernike.
Alumni SMAN 4 Berau ini juga menyebutkan bahwa bentuk kontribusinya adalah dengan mempromosikan Batik Maritim Kaltim (batik by Putri Maluang) yang memiliki motif khas seperti penyu, daun rutun, rumput laut, hingga aliran sungai menggambarkan identitas wilayah yang kaya akan perairan dan kehidupan laut.
Melalui batik, Bernike ingin menunjukkan bahwa budaya juga bisa menjadi medium diplomasi maritim yang kuat dan berdaya saing. Selain itu, juga ada produk Usaha Kecil Menengah (UKM) lokal berupa makanan olahan khas, yaitu udang papay.
“Makanan ini menjadi representasi dari hasil laut Kalimantan Timur yang khas dan potensial untuk dikembangkan sebagai ikon kuliner maritim daerah,” bebernya.
Seluruh finalis akan menerima pembekalan intensif yang mencakup berbagai aspek strategis, seperti geopolitik maritim, ekonomi biru, ketahanan laut, perubahan iklim, peran pemuda dalam pelestarian pesisir, serta kebijakan maritim nasional.
Mereka juga akan terlibat dalam diskusi dengan para pemimpin nasional, akademisi, aktivis maritim, dan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai bidang. Keterlibatan Bernike dalam SDMI ini juga mendapatkan dukungan dari kampus dan komunitas daerah.
Menurutnya, semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat pesisir harus terus dibangun agar kebijakan kemaritiman tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga menyentuh akar permasalahan di lapangan. Dengan semangat ‘Laut Adalah Masa Depan Bangsa’, Bernike siap membawa nama Kota Samarinda dan Kalimantan Timur agar lebih dikenal di kancah nasional melalui kontribusinya sebagai Duta Maritim Indonesia.
“Saya berharap melalui SDMI ini dapat menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya untuk ikut peduli, belajar, dan berkontribusi dalam memajukan sektor maritim Indonesia secara berkelanjutan,” demikian Bernike. (Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya