23 C
Samarinda
Thursday, February 2, 2023

PTM Berjalan, Prokes Ketat, Kelompok Belajar Dibagi Dua

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAMUsai hampir 2 tahun libur akibat pandemi Covid-19, para siswa dan siswi sejumlah Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMA/K) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

PTM dilaksanakan, usai mendapat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Nomor 421.3/030/Disdikbud.III/2022 tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Kepala Sekolah Kejuruan (SMK) Negeri 1 PPU Satoni Solle, saat dihubungi mengatakan, untuk menghindari penyebaran virus pada pelaksanan PTM Prokes ketat diberlakukan.

“Prokes kita jaga. Mulai dari guru, dan juga siswa di cek suhu tubuh dan wajib mencuci tangan,” ungkapnya.

“Kita juga melibatkan guru serta murid dari jurusan keperawatan yang ada di sekolah ini,” tambah Satoni.

Selain itu untuk menjaga keadaan sekolah tetap terhindar dari penyebaran virus Covid-19. SMKN 1 PPU bakal melakukan uji acak rapid tes kepada pelajar.

“Dua minggu sekali kita juga akan lakukan uji rapid tes secara random kesiswa,” tutupnya

Tak jauh Berbeda, SMAN 8 PPU juga telah melakukan PTM, dengan strategi mebagi rombongan belajar menjadi dua bagian. Sehingga kelas hanya berisi 50 persen pelajar.

“Prokes kita jaga ketat. Satgas internal juga membagi jadwal belajar, dan jumlah siswa, yang dibagi dua untuk dapat mejaga jarak,” ungkap Ahmad Zarkasih Kepala SMAN 8 PPU.

Selain prokes yang dijaga, Zarkasih menambahkan untuk pelaksaan PTM terbatas yang dilakukan diskolahnya. Pelajar harus mendapat persetujuan dari orang tua.

“Siswa-siswi harus mendapat persetuan orang tua untuk mengikuti PTM,” pungkasnya.

Penulis: Teguh

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -