src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala DPMPTSP Kukar, Alfian Noor.(Sumber : Andri/Headlinekaltim) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar mencatat sekitar 650 perusahaan di Kukar yang sudah menyampaikan laporan investasi.
“Dari 940 perusahaan, ada 650 perusahaan yang sudah sampaikan laporan investasinya,” sebut Kepala DPMPTSP Kukar, Alfian Noor, Rabu 4 Maret 2026.
Alfian belum mengetahui secara pasti, dari 650 perusahaan tersebut, apakah mengurus usaha baru, atau pengembangan usaha yang sudah berjalan. Ini akan diverifikasi lagi oleh tim internal Pemkab Kukar. Rratusan perusahaan di Kukar apakah telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah(PAD)? “Ada yang telah berpartisipasi sumbang PAD,” jawab Alfian.
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) ini mencontohkan soal PAD yang dia maksud. Yaitu, pada saat perusahaan ingin membangun kantor atau tambahan bangunan penunjang operasional, mereka dikenakan tarif Izin Mendirikan Bangunan(IMB).
“Nanti akan kita libatkan Satpol PP dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta OPD terkait guna menghitung potensi PAD dari perusahaan yang beroperasi,” ujarnya.
Diharapkan, perusahaan di Kukar baik pertambangan, perkebunan serta jenis usaha jasa lainnya bisa memberi setoran PAD mengingat Kukar saat ini sudah tidak bisa lagi mengandalkan Dana Bagi Hasil (DBH) yang berpotensi defisit tiap tahunnya.
“Bisa juga perusahaan memakai jasa laboratorium milik Pemkab untuk lakukan uji lab limbah. Ini juga lumayan bisa dulang PAD sebagaimana yang sudah terjadi di Palembang, Sumatera Selatan,” katanya.
Untuk Maret 2026 ini, belum ada perusahaan yang mengurus laporan investasi, baik izin baru atau perpanjangan usaha. Nantinya dapat diketahui izin terbit dari Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
“Biasanya BKPM menerbitkannya di bulan April, baru kami bisa ketahui. Setiap perusahaan wajib menyampaikan laporan investasinya, walau tidak ada progres atau nol investasi,” pungkasnya.(Andri)