src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> ‎SDIT Al-Ihsan Muara Kaman Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri

‎SDIT Al-Ihsan Muara Kaman Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Des 2025 21:25 194 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Meski jauh dari pusat Ibu Kota Kutai Kartanegara (Kukar), Sekolah Dasar Islam Terpadu(SDIT) Al-Ihsan Desa Panca Jaya Muara Kaman mampu membuktikan prestasi level tertinggi dengan meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri.

‎”Kami raih penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Kamis kemarin,” sebut Kepala SDIT Al-Ihsan, Dini Sutanti, Jumat 12 Desember 2025.

‎Sekolah tersebut naik level ke Adiwiyata Mandiri karena sudah pernah meraih predikat Adiwiyata Nasional. Komitmen pengelolaan sampah lingkungan dan limbah yang ada di sekolah ini dinilai sangat baik.

‎Dini mencontohkan, sekolah mengembangkan tanaman sayur, seperti sawi, seledri dan kelor dengan memakai pupuk organik olahan limbah sampah organik yang ada di sekolah. ‎”Dari tanaman kelor, kita buatkan kue kering yang dimakan rutin oleh siswa guna memenuhi gizinya. Sedangkan sayuran lainnya karena panennya dalam jumlah yang banyak, kita jual ke luar sekolah,” jelasnya.

‎Dukungan penuh oleh orang tua siswa dan komite sekolah sangat membantu pihak sekolah.  Kantin sekolah ini pun sudah berstandar adiwiyata. ‎”Di kantin sekolah sudah tidak ada makanan kemasan plastik, semua siswa diwajibkan membawa peralatan makan sendiri-sendiri,” ucapnya.

Ketua Yayasan Amal Ikhsan, Muhammad menjelaskan, bahwa penghargaan ini merupakan capaian keempat setelah sebelumnya berhasil meraih Adiwiyata tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. ‎”Penghargaan ini, menjadi penyemangat baru untuk terus memperluas edukasi lingkungan kepada siswa dan masyarakat,” ucapnya.

‎SDIT Al Ihsan Muara Kaman juga ditetapkan sebagai sekolah pengimbas Adiwiyata di wilayah Muara Kaman. Sekolah ini menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain dalam menerapkan budaya peduli lingkungan hidup, termasuk pengelolaan sampah, penghijauan, hingga pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat.

‎Sebagai pembina sekolah penerima penghargaan, Muhammad menegaskan bahwa menjaga lingkungan dan membangun karakter hidup bersih merupakan komitmen bersama. ‎“Kami yakin bahwa lingkungan yang sehat adalah pondasi kehidupan. Lingkungan yang baik akan menyelamatkan dunia dan memastikan keberlangsungan generasi mendatang,” ucap Muhammad, yang juga Kepala Puskesmas Bunga Jadi ini.(Andri)

 

LAINNYA
x