src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wakil Bupati Berau, Gamalis saat menghadiri program Bersama Wujudkan Kampung Bersinar di Kampung Pulau Derawan. (Foto: Ist)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memperluas langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika hingga ke lingkungan pemerintahan kampung. Sebanyak lurah, kepala kampung, hingga staf pemerintahan kampung mengikuti tes urine sebagai bagian dari penguatan komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Pulau Derawan pada Jumat, 21 Agustus 2026, ini merupakan rangkaian ketiga program Bersama Wujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar) untuk Berau yang Aman, Sehat dan Berdaya Saing. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan langkah tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk pemeriksaan, tetapi menjadi upaya membangun keteladanan aparatur di tengah masyarakat.
Menurutnya, aparatur pemerintahan memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, lingkungan pemerintahan harus terlebih dahulu memastikan dirinya terbebas dari penyalahgunaan narkotika. “Seluruh aparatur harus menjadi contoh dan benteng pertama dalam pencegahan narkoba,” tegasnya.
Pembina P4GN Kabupaten Berau ini menyebut upaya tersebut semakin penting karena Berau kini tidak lagi sekadar menjadi daerah perlintasan, tetapi telah berkembang menjadi salah satu daerah tujuan. Kondisi itu, menurutnya, perlu diiringi dengan penguatan pencegahan agar potensi peredaran dan penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sejak dari lingkungan pemerintahan hingga masyarakat.
Gamalis memastikan pelaksanaan tes urine dilakukan secara objektif dan transparan dengan tetap memperhatikan privasi aparatur. Jika ditemukan hasil yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, proses verifikasi akan dilakukan sesuai ketentuan untuk memastikan hasil tersebut benar-benar akurat.
“Saya berharap program ini tidak berhenti pada kegiatan tes urine. Pencegahan narkoba harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan pemerintahan, mulai dari kedisiplinan, integritas hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Riska)