src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ahmat Sopian Noor (foto: IST/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dibuka pada bulan Juli ini resmi ditunda dengan dikeluarkannya Surat edaran dari Walikota Samarinda untuk melakukan Pembatasan Pemberlakuan Tatap Muka (PPKM) dari tanggal 2 Juli hingga 20 Juli 2021.
Menanggapi hal tersebut, Anggota komisi 4 DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor menuturkan bahwa persiapan infrastruktur seperti tempat cuci tangan, serta protokol kesehatan telah siap semua. Namun karena adanya lonjakan covid 19 PTM resmi ditunda sementara.
“Hampir semua sekolah sudah siap untuk melakukan PTM, namun karena adanya keputusan yang sudah ditetapkan untuk PPKM, mau tidak mau kita harus mengikuti arahan dari pusat,” ungkap Sopian Noor saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler. Rabu 7 Juli 2021.
Disinggung mengenai kapan dibuka kembali PTM, pria yang kerap disapa Sopiyan mengatakan akan melihat perkembangan COVID-19 nantinya, pasalnya hingga sampai saa ini di beberapa kecamatan kota Samarinda masih mengalami zona merah.
“Mungkin saja, tapi kita lihat lagi nanti setelah idul adha, bagaimana perkembangan kondisi nasional dan daerah Samarinda. Karena pun jika nantinya dibuka PTM tetap akan mematuhi prokes yang ketat,” jelasnya.
Kendati demikian, politisi dari fraksi Golkar menghimbau agar seluruh warga Samarinda bisa mengikuti arahan pemerintah untuk PPKM guna meminimalisir angka penyebaran COVID-19.
“Intinya warga Samarinda harus mengikuti arahan pemerintah untuk mentaati PPKM, terapkan prokes, agar kita bisa menekan penyebaran covid 19 di Samarinda,” pungkasnya. (ADV)
Penulis: Riski