src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Rusia Tawarkan Pemuda ASEAN Kuliah Beasiswa Penuh

Rusia Tawarkan Pemuda ASEAN Kuliah Beasiswa Penuh

3 minutes reading
Tuesday, 3 Feb 2026 10:37 117 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Program beasiswa MGIMO resmi dibuka untuk pemuda ASEAN dan menjadi peluang besar bagi generasi muda Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Rusia. Kehadiran beasiswa MGIMO juga memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia, Rusia, dan kawasan Asia Tenggara.

Dilansir dari RRI, Institut Hubungan Internasional Negara Bagian Moskow (MGIMO) menawarkan program beasiswa MGIMO penuh bagi pelajar ASEAN melalui skema MGIMO International School Olympiad for Foreign Citizens atau Olimpiade Sekolah Internasional MGIMO untuk Warga Negara Asing.

“Tahun depan kami akan membuka proyek ini untuk siswa ASEAN. Olimpiade (program-red) ini memungkinkan siswa dari negara asing untuk mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah Rusia,” kata Elizaveta Rudenko.

Kepala Tim Promosi Internasional Universitas MGIMO Kementerian Luar Negeri Rusia, Elizaveta Rudenko, menjelaskan bahwa program beasiswa MGIMO ini akan mulai dibuka untuk kawasan ASEAN pada tahun ajaran mendatang. Ia menyebut program ini memungkinkan siswa asing mendapatkan beasiswa penuh yang didukung pemerintah Rusia.

Elizaveta mengungkapkan bahwa pendaftaran beasiswa MGIMO dijadwalkan dibuka pada Agustus 2026 dan akan ditutup pada akhir Oktober 2026. Informasi resmi mengenai pendaftaran akan diumumkan melalui laman MGIMO serta didukung oleh Kedutaan Besar Federasi Rusia di masing-masing negara.

Dalam proses seleksi beasiswa MGIMO, peserta akan melewati dua tahap kompetisi utama. Tahap pertama berupa tes kemampuan bahasa Inggris, sedangkan tahap kedua adalah tes interdisipliner yang mencakup materi sejarah dunia, geografi, serta dasar-dasar hubungan internasional.

“Serta, tes interdisipliner yang terdiri dari pertanyaan-pertanyaan tentang sejarah dunia, geografi, dan beberapa pertanyaan dasar dalam hubungan internasional. Sebagai hasil dari memenangkan Olimpiade, siswa dapat memperoleh beasiswa,” ucap Elizaveta.

Ia menegaskan bahwa pemenang Olimpiade MGIMO berhak mendapatkan beasiswa MGIMO penuh sebagai hasil dari capaian akademik dan performa peserta selama seleksi berlangsung. Program ini menjadi jalur alternatif yang kompetitif bagi pelajar ASEAN untuk mengakses pendidikan tinggi di Rusia.

Secara khusus, Elizaveta juga mengajak generasi muda Indonesia untuk memanfaatkan peluang beasiswa MGIMO ini. Menurutnya, program tersebut baru pertama kali dibuka untuk kawasan ASEAN sehingga menjadi momentum penting bagi mahasiswa Indonesia untuk berpartisipasi.

Saat ini, tercatat sebanyak 11 mahasiswa Indonesia tengah menempuh pendidikan magister di Rusia melalui program ASEAN-Rusia. Seluruh mahasiswa tersebut memperoleh dukungan beasiswa dari jalur berbeda di MGIMO. Kehadiran beasiswa MGIMO terbaru ini diharapkan dapat menambah jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menilai beasiswa MGIMO akan memberikan dampak positif dalam memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Ia menyebut pendidikan menjadi kunci utama dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia generasi muda.

“Karena, ini semua tentang pendidikan, ini berarti meningkatkan kemampuan dan pengembangan kapasitas bagi generasi muda Indonesia. Saya percaya ini akan sangat penting bagi masyarakat Indonesia yang tertarik pada kebijakan luar negeri, dan mungkin ini akan membantu kita membangun generasi diplomat Indonesia yang baru,” ujar Sergei Tolchenov.

Menurut Sergei, program beasiswa MGIMO juga berpotensi melahirkan generasi diplomat Indonesia baru yang memiliki pemahaman global dan wawasan hubungan internasional yang kuat. Hal ini sejalan dengan misi MGIMO sebagai institusi pendidikan diplomasi terkemuka.

Sebagai informasi, Institut Hubungan Internasional Negara Bagian Moskow atau MGIMO merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Luar Negeri Rusia. MGIMO didirikan pada tahun 1944 dan dikenal sebagai pusat pembinaan diplomat.

Saat ini, MGIMO menawarkan 48 program sarjana di 15 bidang studi serta 63 program magister di 18 bidang studi. Dengan hadirnya beasiswa MGIMO untuk ASEAN, akses pendidikan internasional bagi pelajar Indonesia dan Asia Tenggara semakin terbuka luas.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x