src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029

waktu baca 3 menit
Minggu, 20 Okt 2024 14:59 179 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Pelantikan berlangsung pada Minggu 20 Oktober 2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Pelantikan ini menandai pencapaian puncak bagi pasangan Prabowo-Gibran, yang ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 24 April 2024. Berdasarkan Berita Acara Nomor 252/PL.01.9-BA/05/2024, mereka berhasil meraih 58,59% suara sah nasional, dengan dukungan signifikan di setiap provinsi.

Dalam acara pelantikan, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengucapkan sumpah sesuai dengan Pasal 9 UUD 1945.

Prabowo mengucapkan: “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa”.

Gibran mengucapkan: “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.” Prabowo dan Gibran lantas menandatangani berita acara pelantikan.

Setelah itu, Prabowo menyampaikan pidato perdananya sebagai presiden ke-8 Republik Indonesia. Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti isu-isu penting seperti pemberantasan korupsi, kemiskinan, swasembada pangan dan energi, serta perlindungan rakyat kecil.

Prabowo menekankan pentingnya reformasi sistem dalam memerangi korupsi, dengan penegakan hukum yang tegas dan penggunaan teknologi digital. Ia juga berkomitmen untuk mengatasi kemiskinan, terutama dalam hal gizi buruk dan pengangguran, dengan program-program yang lebih konkret.

Dalam upayanya untuk mencapai swasembada pangan, Prabowo berjanji bahwa Indonesia tidak akan tergantung pada impor bahan pangan dalam waktu lima tahun mendatang. Selain itu, ia menargetkan swasembada energi dengan memanfaatkan sumber-sumber energi lokal seperti kelapa sawit, singkong, dan sumber geotermal.

“Kalau terjadi hal yang tidak kita inginkan, sulit akan kita dapat sumber energi dari negara lain. Karena itu, kita harus swasembada energi dan kita mampu untuk swasembada energi.”

“Kita juga punya energi bawah tanah geotermal yang cukup. Kita punya batubara yang sangat banyak. Kita punya energi dari air yang sangat besar.”

“Saudara-saudara sekalian, pemerintah yang saya pimpin nanti akan fokus untuk mencapai swasembada energi.”

Kemudian, sebagai negara yang pernah mengalami penjajahan, Prabowo juga menegaskan solidaritas Indonesia untuk rakyat Palestina. Ia menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan melawan segala bentuk penindasan.

Setelah pelantikan, Jakarta diramaikan oleh pesta rakyat di 13 titik, termasuk Bundaran Hotel Indonesia dan Monas. Warga antusias menyambut pemimpin baru, meskipun ada kelompok yang menggelar aksi protes menyoroti kebijakan era Jokowi dan pemerintahan Prabowo-Gibran yang akan datang. (*/)

Sumber: Youtube Setpres RI

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x