src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wakil Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid.(sumber : Andri/Headlinekaltim)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid meminta Pemkab Kutai Kartanegara mengimplementasikan program yang sudah direncanakan secara konsisten dan terintegrasi.
”Permasalahan pembangunan harus berbasis data agar mudah mencarikan solusinya,” saran Rasid, belum lama ini.
Permasalah pembangunan meliputi, tata kelola pemerintahan, ketahanan sosial dan pelestarian budaya, kerusakan lingkungan hidup, pembangunan Sumber Daya Manusia, pemerataan infrastruktur dasar, serta pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan rakyat.
”Upaya peningkatan kualitas layanan publik yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) harus memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) serta pemanfaatan aset daerah dan berupaya meningkatkan PAD,” tambah Rasid.
Ketua Harian Partai Golkar Kukar ini juga menyoroti isu kerusakan lingkungan. Dia menyarankan agar ada upaya kolaborasi antara Pemkab, perusahaan dan masyarakat dalam pengawasan serta rehabilitasi kerusakan lingkungan.
Soal pembangunan SDM, saran dia, melalui pelatihan kursus dan pendidikan berbasis keahlian agar bisa menjadi keunggulan individu dan kelompok. ”Kukar harus cepat mencari sumber PAD,” jelasnya.
Untuk urusan kesejahteraan rakyat, diupayakan peningkatan pendapatan masyarakat dengan melibatkan peran serta perusahaan. ”Kembangkan akses ekonomi masyarakat dan kelompok sasaran penting sebagai bentuk tanggung jawab sosial,” pungkasnya.(Andri)