25.6 C
Samarinda
Thursday, February 29, 2024

Miliki Banyak Tempat Wisata, Tapi Minim Akses Jalan, Ely Hartati : Pendapatan Daerah Juga Sepi

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid mendorong Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/kota untuk mendukung pemenuhan kebutuhan infrastruktur jalan menuju lokasi wisata yang ada di Kaltim.

Menurut dia, ini penting dilakukan, mengingat banyak dari lokasi wisata yang ada di Bumi Etam ini, namun sepi pengunjung, lantaran akses menuju ke sana sangat sulit ditempuh.

Padahal kata Ely, jika lokasi wisata dapat hidup subur, maka akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan tentunya juga akan menambah income bagi kas daerah.

“Potensi wisata ini harus kita gali, karena dari sini banyak keuntungan yang kita dapatkan. Pemerintah Daerah juga akan bisa mendapatkan pemasukan dari sini,” ujarnya.

Ely melanjutkan, sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia dan Kaltim, sektor wisata tumbuh subur, bahkan bisa membangkitkan ekonomi masyarakat yang sedang terpuruk.

“Seperti di Tenggarong, banyak potensi wisata yang dikelola masyarakat maupun Pemerintah Daerah bermunculan. Seperti Pondok Gubang, Kembang Jaong dan beberapa lainnya. Ini sangat bagus dan luar biasa,” katanya.

Untuk itu, Ely meminta agar Pemrov Kaltim maupun Pemerintah Kabupaten/kota dapat mendukung pembangunan infrastruktur jalan menuju akses lokasi wisata.

Masih kata dia, saat ini banyak dari potensi wisata yang belum tergarap dengan baik. Minimnya sosialisasi, ditambah dengan minimnya pembangunan infrastruktur jalan menuju tempat wisata menjadi sandungan besar wisata lokal dikenal hingga tingkat nasional dan internasional.

“Seharusnya ada instansi terkait, termasuk pemerintah daerah yang wajib membangun infrastruktur pendukung untuk menuju ke lokasi wisata yang kita miliki. Wisata kita tidak kalah cantik dengan tempat wisata lain yang ada di berbagai provinsi. Tapi itu tadi, masalahnya karena kurang didukung dengan pembangunan infrastruktur jalan. Tidak hanya itu saja, kendala lain minimnya listrik dan air bersih ikut menyumbang keterpurukan tempat wisata kita,” katanya.

“Kalau akses jalan dan infrastruktur sulit, maka potensi wisata sulit kita jual, akhirnya potensi pendapatan dari sektor ini pun tidak akan pernah didapatkan,” pungkasnya. (Adv/Ningsih)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -