src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> IRT Pemilik Toko di IKN Dirampok, Kepala Dipukul Balok, Gelang Emas Dirampas

IRT Pemilik Toko di IKN Dirampok, Kepala Dipukul Balok, Gelang Emas Dirampas

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jun 2026 22:16 22 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SI (58) pemilik toko di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) tepatnya di RT 02 Desa Bumi Harapan atau Sepaku 4, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis pagi, 11 Juni 2026 jadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau dirampok. Pelaku memukul kepalanya dengan kayu balok dan gelang emasnya pun dirampas.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kapolsek Sepaku, AKP Syarifuddin, membenarkan kejadian tersebut dan hingga kini pihaknya telah melakukan penyelidikan guna menangkap terduga pelakunya.

Menurutnya, kejadian curas yang menimpa IRT pemilik toko di Sepaku 4 itu sempat viral di media sosial ini. Korban mengalami luka akibat pemukulan dan kehilangan perhiasan berupa gelang emas seberat 2,2 gram. Namun, tersiar informasi yang IRT itu adalah korban begal.

“Kami tegaskan kasus ini murni tindak pidana curas, bukan pembegalan,” tegasnya.

Ia membeberkan, dari hasil pengumpulan informasi dari korban dan saksi lain, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WITA ketika korban sedang seorang diri di dalam toko miliknya. kemudian datang seorang pria yang ingin berbelanja.

“Seorang pria itu datang untuk membeli sesuatu, dan pria yang diduga sebagai pelaku itu melihat gelang emas di tangan korban saat melayani pembeli pria itu. Setelah transaksi selesai pria itu meninggalkan lokasi,” urainya.

Namun, lanjutnya, sekitar 15 menit kemudian, pria itu kembali ke toko dan langsung melakukan aksi perampokan memukul kepala korban menggunakan balok kayu serta merampas gelang emas dari tangan korban kemudian melarikan diri.

Akibat tindakan curas itu, bebernya, korban mengalami luka di bagian kepala. Oleh kerabat serta warga di sekitar lokasi kejadian, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Hermina IKN guna mendapatkan perawatan medis.

Atas kejadian ini, Kapolsek mengimbau, agar masyarakat di wilayah IKN dan sekitarnya, lebih waspada dan berhati-hati saat memakai perhiasan berharga di tempat umum. Karena dapat berdampak seperti kejadian ini.

“Hingga kini kami masih memburu terduga pelaku dan berharap yang bersangkutan bisa segera tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami juga masyarakat ikut berperan aktif memberikan informasi kepada polisi apabila mengetahui terduga pelakunya,” pungkasnya. (jar)

LAINNYA
x