src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Payung Carek Permudah Layanan Adminduk di Kukar, Dokumen Kependudukan Diantar hingga ke Rumah

Payung Carek Permudah Layanan Adminduk di Kukar, Dokumen Kependudukan Diantar hingga ke Rumah

waktu baca 3 menit
Kamis, 11 Jun 2026 22:25 13 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Upaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara. Salah satu inovasi yang kini menjadi andalan adalah Payung Carek, program pelayanan jemput bola yang menyasar langsung rumah-rumah warga hingga ke wilayah terpencil.

Program Payung Carek lahir sebagai solusi untuk menjangkau masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani melalui layanan konvensional maupun digital. Selama ini Disdukcapil Kukar telah menyediakan layanan tatap muka di kantor, pelayanan keliling melalui kegiatan expo di kecamatan dan sekolah, serta layanan berbasis daring.

Namun, tidak semua warga memiliki akses yang sama terhadap layanan tersebut, terutama mereka yang tinggal di daerah dengan keterbatasan transportasi dan jaringan komunikasi.

“Namun dirasa belum bisa dinikmati bagi warga daerah terjauh, makanya kami hadirkan Payung Carek,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Disdukcapil Kukar, Muhamad Iryanto, Kamis 11 Juni 2026.

Melalui Payung Carek, petugas bersama penghubung resmi Disdukcapil dan ketua RT mendatangi langsung rumah warga untuk mendata kebutuhan administrasi kependudukan yang belum terpenuhi.

Layanan ini mencakup berbagai dokumen penting seperti pembaruan data Kartu Keluarga (KK), penerbitan akta kelahiran, hingga Kartu Identitas Anak (KIA).

Menurut Iryanto, kehadiran Payung Carek membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Selain mempercepat proses administrasi, program ini juga dinilai mampu meningkatkan validitas data dan mendorong tertib administrasi kependudukan.

“Nanti jika sudah selesai suratnya, ada yang mengantarkan ke rumah pemohon. Dan dipastikan tidak ada biaya tambahan tanpa calo,” tegasnya.

Salah satu indikator keberhasilan Payung Carek terlihat dari meningkatnya kepemilikan Kartu Identitas Anak di Kutai Kartanegara. Data Disdukcapil menunjukkan jumlah kepemilikan KIA terus mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2024 tercatat sebanyak 46.217 keping KIA telah diterbitkan. Angka tersebut meningkat menjadi 74.318 keping pada 2025. Sementara hingga 31 Mei 2026, jumlah kepemilikan KIA telah mencapai 206.920 keping atau setara 87,44 persen dari target yang ditetapkan.

Iryanto menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa Payung Carek mampu memperluas jangkauan pelayanan hingga ke lapisan masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses layanan administrasi kependudukan.

Selain meningkatkan cakupan layanan, program ini juga membantu petugas memastikan keakuratan data penduduk secara langsung di lapangan. Berbagai persoalan yang sering menghambat penerbitan dokumen, seperti ketidaksesuaian data atau kurangnya persyaratan administrasi, dapat diketahui lebih cepat.

Meski demikian, pelaksanaan Payung Carek tidak lepas dari berbagai tantangan. Kondisi cuaca ekstrem, banjir, keterbatasan jaringan internet, hingga keberadaan penduduk non-permanen masih menjadi kendala yang kerap dihadapi petugas.

Tak hanya itu, dalam beberapa kasus petugas juga mengalami penolakan saat melakukan pendataan. “Kadang petugas juga ditolak warga yang statusnya nikah siri,” ungkap Iryanto.(Andri)

LAINNYA
x