25.1 C
Samarinda
Thursday, December 1, 2022

Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Perda, Hasanuddin Mas’ud : Gubernur Harus Segera Buat Pergubnya

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – DPRD Kaltim melaksanakan rapat Paripurna ke-51 di ruang rapat Gedung D lantai 6, Kantor DPRD Kaltim pada Rabu 23 November 2022.

5 agenda penting yang dibahas dalam rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-51 ini adalah :
1. Penyampaian laporan akhir pembahas perubahan peraturan DPRD Kaltim tentang tata beracara, kode etik dan tata tertib.
2. Penetapan perubahan peraturan DPRD Kaltim terkait tata beracara, kode etik dan tata tertib.
3. Penyampaian laporan akhir kerja Pansus DPRD Kaltim pembahas Ranperda Kesenian Daerah.
4. Persetujuan DPRD Kaltim terhadap Ranperda Pemajuan Kebudayaan.
5. Pendapat akhir kepala daerah.

Untuk penetapan perubahan peraturan DPRD Kaltim terkait tata beracara, kode etik dan tata tertib telah diputuskan di dalam rapat Paripurna untuk dilakukan penundaan, karena masih menunggu arahan dari Kementerian Dalam Negeri.

Sementara untuk Ranperda Pemajuan Kebudayaan telah disetujui untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) Kaltim.

“Sesuai dengan hasil Paripurna ke-51 tadi sudah disahkan dari Ranperda menjadi Perda (Pemajuan Kebudayaan Kaltim, red). Tentu kita menginginkan pemerintah, dalam hal ini Gubernur untuk menurunkan Pergub, ” ujar Ketua DPRD Kalti. Hasanuddin Mas’ud, ditemui awak media usai memimpin rapat.

Politisi dari partai Golkar ini mengatakan, tidak sedikit Perda yang sudah dilahirkan DPRD Kaltim, namun tidak langsung diikuti oleh keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub), yang menyebabkan Perda tersebut tidak maksimal.

“Kebiasan sudah lewat 1 tahun belum dibuatkan, ini sudah 3 bulan setelah lahirnya Perda ini maka harus ada Pergubnya.
Karena ini penting buat kita, ini adalah inisiatif dari DPRD, ” katanya.

Untuk itu, Hasanuddin Mas’ud berharap, Pemprov Kaltim segera menindaklanjuti Perda tersebut dan tentunya peran masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk tetap terlaksananya Perda Pemajuan Kebudayaan.

“Peranserta masyarakat dalam pemajuan Kebudayaan ini sangat dibutuhkan. Intinya kita mendorong supaya ini menjadi Perda dan ada Pergubnya, ” Imbuhnya. (Adv/Ningsih) .

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -