src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sekda Kukar, Sunggono.(sumber : Andri/Headlinekaltim)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kontraksi APBD Kukar 2026 nampaknya bakal berlanjut di tahun 2027. Hal ini diisyaratkan Sekda Kukar, Sunggono, dengan melihat kondisi fiskal pemerintah pusat dan Pemprov Kaltim.
”Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah(RKPD) 2027 dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi anggaran,” tegas Sunggono, Senin 12 Januari 2026.
Akselerasi dan penyesuaian program kerja antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perlu dilakukan agar program RKPD 2027 bisa berjalan optimal di lapangan serta berdampak besar terhadap masyarakat dan berkelanjutan. ”Kebijakan program Nasional dan Pemprov Kaltim kita sinkronkan di kabupaten,” ucap Sekda.
Koordinasi dan pengawasan dari asisten akan dimaksimalkan. Asisten 1 mengkoordinir bidang pemerintahan dan kesejahteraan, asisten II mengkordinir bidang pembangunan, dan asisten III membidangi Kepegawaian dan keuangan. Koordinasi dinilai sangat efektif dalam pengawasan program kerja. ”OPD sesuai program, bisa langsung koordinasi ke asisten daerah,” tegasnya.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Sy Vanesa Vilna menyebut, RKPD 2027 disusun agar tertib perencanaan sejak awal dan berbasis data, indikator kinerja efektif, serta analisis, bukan sekedar memakai asumsi-asumsi saja.
”Silahkan diidentifikasi dengan baik belanja wajib kebutuhan organisasi, mana kebutuhan pelayanan masyarakat,” sebut Vanesa Vilna.
Ia berpesan, agar RKPD 2027 yang dibuat mendukung visi dan misi kepala daerah serta 17 program Kukar Idaman terbaik. ”Kami meminta juga, pemetaan APBD 2026 mendukung kerja 2027 agar berkelanjutan,” pungkasnya.(Andri)