src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tim gabungan melakukan evakuasi korban tenggelam di Embung TSM, Desa Suatang, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser. (Foto: BPBD Kab. Paser) HEADLINEKALTIM.CO, TANA PASER – Seorang warga dilaporkan hilang saat memancing dan ditemukan meninggal dunia di Kabupaten Paser. Dilansir dari RRI, seorang pemancing bernama Muhamamd Dwi Yulianto (27), warga Desa Suatang, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dilaporkan tenggelam di Embung TSM pada Senin sore (20/4/2026).
Peristiwa bermula saat korban pergi memancing seorang diri sekitar pukul 16.30 Wita. Namun hingga menjelang malam, ia tak kunjung pulang ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga merasa khawatir hingga akhirnya melakukan pencarian.
Ayah korban yang menyusul ke lokasi embung hanya menemukan sandal dan topi milik anaknya di tepi perairan. Ia sempat memanggil korban, namun tidak mendapatkan respons.
Karena tidak menemukan keberadaan korban, keluarga kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian awal. Warga pun berinisiatif menyisir lokasi sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Petugas Pusdalops BPBD Kalimantan Timur, Muriono mengatakan tim gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan.
“Tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan asesmen terhadap kejadian tersebut,” ujarnya.
Upaya pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari teknik “blender” menggunakan perahu fiber hingga pencarian manual memakai alat sengget dan duri rotan. Langkah ini dilakukan karena korban diduga berada di dasar embung.
Setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 21.00 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Paser menuju rumah duka.
Muriono menambahkan, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Paser, Polsek Paser Belengkong, Koramil, Satpol PP, Damkar, PMI, relawan, hingga masyarakat setempat.
“Operasi pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Paser, Polsek Paser Belengkong, Koramil, Satpol PP, Damkar, PMI, relawan, serta masyarakat setempat,” katanya.
Diketahui, kondisi cuaca saat kejadian cukup cerah dengan suhu berkisar 23–25 derajat Celsius dan angin relatif tenang, sehingga tidak menghambat proses pencarian.
Setelah evakuasi selesai, tim gabungan melakukan evaluasi singkat sebelum kembali ke pos masing-masing. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan.