src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wali Kota Samarinda Andi Harun. (foto: erick)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai pembangunan proyek yang digadang-gadang akan menjadi sebuah lapangan mini soccer yang dibangun di lapangan sepak bola Vorvo tidak dikaji secara utuh.
Proyek lapangan mini soccer ini memiliki persoalan perizinan yang tidak lengkap, didirikan di di atas lahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan berpotensi memberikan dampak menghambat upaya pengendalian banjir di kawasan Simpang Empat Lembuswana.
“Kegiatan ini syarat-syaratnya tidak lengkap, juga dinilai meresahkan. Karena ini dibangun di lokasi rawan banjir,” ujar Wali Kota Samarinda Andi Harun kepada awak media di Balai Kota Samarinda, pada Selasa 10 Januari 2023.
Namun, ia menyatakan bahwa pada prinsipnya Pemkot Samarinda sangat mendukung dan bersepakat dengan Pemprov Kaltim untuk mengoptimalisasi aset.
“Pada prinsipnya saya mendukung upaya optimalisasi aset Pemprov Kaltim. Tapi mohon untuk tidak di tempat tersebut,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa di kawasan tersebut telah dirancang sebagai kawasan rawan banjir.
“Intinya, master plan di daerah situ (Jalan Letjen Suprapto) adalah kawasan rawan banjir,” pungkasnya.
Penulis: Erick