Beranda BUMI ETAM Malam Ini DPRD Umumkan Prolegda 2021

Malam Ini DPRD Umumkan Prolegda 2021

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Dr. Sarkowi V Zahry, S. Hut, MM, M.Si.
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim Dr Sarkowi V Zahry mengungkap malam ini DPRD Kaltim akan membahas Prolegda, sebelum pengesahan APBD Kaltim untuk tahun 2021

“Malam ini akan dibacakan Prolegda sebelum pengesahan APBD. Jadi apa yang akan diprogramkan di tahun 2021 akan dirinci nanti malam. Yang jelas itu nanti sumbernya ada dari Pemerintah Provinsi, ada dari kajian-kajian Komisi. Tindaklanjutnya nanti ada Perda inisiatif DPRD, ada juga Perda dari eksekutif” bebernya, Senin sore usai mengikuti rapat paripurna.

Terkait Pansus Non Perda yang akan segera dibentuk oleh DPRD Kaltim, Owi sapaan akrabnya menyebut Komisi III DPRD Kaltim telah melakukan diskusi internal terkait pembentukan Pansus untuk melakukan evaluasi pertambangan di Kaltim.

“Diskusi teman-teman di Komisi III memang ada. Kita bahas soal pertambangan, karena pertambangan itu kan sudah pindah ke pusat. Sementara saat ini masa transisi, sehingga DPRD menilai perlu ada masukkan-masukkan terkait evaluasi pertambangan,” ungkap legislatif dari fraksi Golkar ini.

Advertisement

Evaluasi pertambangan tersebut lanjut Owi terkait dengan perizinan. Yang mana untuk kedepannya perizinan pertambangan akan dilelang melalui pemerintah pusat.

“Otomatis evaluasi selama ini di daerah seperti apa. Kita harapkan dalam waktu dekat kita buat Pansus evaluasi pertambangan untuk memberi masukan pada pemerintah pusat,” katanya.

Saat ini kata Owi, DPRD Kaltim sedang menunggu Undang-undang Nomor 4 tentang pertambangan yang telah berubah menjadi Undang-undang Nomor 3. Selanjutnya setelah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah, maka DPRD Kaltim berharap pemerintah daerah segera melakukan pemanfaatan lubang tambang.

Baca Juga  Pembahasan KUA-PPAS Alot, Banggar dan TAPD Tarik Ulur Soal Ini

“Itu sedang kami godok soal Perda pemanfaatan void lubang tambang, kita akan manfaatkan. Kita harapkan Tripartite antara aspirasi masyarakat, maunya pemerintah dan apa maunya perusahaan,” tutur Owi.

“Kan banyak sekarang ini lubang tambang ada sekitar 632 di Kaltim, itu versi Dinas Pertambangan Kaltim. Kalau versi LSM lebih dari 6.000 lubang tambang. Nah itu mau diapakan, sehingga DPRD mau menggagas adanya Perda pemanfaatan lubang tambang, supaya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” pungkasnya. (ADV)

Penulis : Ningsih

Editor : Amin

Komentar
Advertisement