src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi. Anak yang berziarah kubur orang tuanya dapat membaca doa dan tahlil untuk memohonkan ampunan serta rahmat bagi almarhum. (AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN)HEADLINEKALTIM.CO – Ziarah kubur merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam untuk mengingat kematian sekaligus mendoakan orang-orang tercinta yang telah wafat. Salah satu yang paling utama adalah membaca doa ziarah kubur orang tua, karena doa anak yang saleh menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Tradisi membaca doa ziarah kubur orang tua umumnya dilakukan pada waktu-waktu tertentu yang dianggap memiliki keutamaan, seperti menjelang Ramadhan, setelah Hari Raya Idulfitri, dan pada hari Jumat. Momen-momen tersebut diyakini sebagai waktu yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT.
Dilansir dari CNN Indonesia yang mengutip NU Online, ziarah kubur pada bulan Ramadhan maupun saat hari raya sejatinya tidak memiliki perintah atau larangan khusus dalam syariat Islam. Meski demikian, kebiasaan ini telah mengakar kuat di tengah masyarakat Muslim Indonesia sebagai bentuk ikhtiar batin untuk mengirimkan doa kepada keluarga yang telah meninggal dunia.
Melansir dari NU Online, berikut adalah bacaan doa ziarah kubur orang tua lengkap yang bisa kamu baca.
Pertama, beri salam dengan membaca doa:
Assalâmu’alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû’adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.
Artinya: Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.
Selain bacaan tersebut, juga bisa melafalkan doa ini:
Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.
Artinya: Assalamu’alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan [yang telah mendahului dan akan menyusul] kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian.
Kemudian, lanjut dengan membaca doa:
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.
Artinya: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.
Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddātinā, wa asātidzatinā, wa mu’allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.
Artinya: Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.
Lalu, baca doa ini sebagai permohonan rahmat, ampunan, dan syafaat bagi seluruh umat Islam.
Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa’fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.
Artinya: Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat. Terakhir, tutup ziarah dengan doa sapu jagad, selawat nabi, dan Surat Al-Fatihah.
Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.
Artinya: Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam (baca Surat Al-Fatihah).