src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HEADLINEKALTIM.CO – 10 hari terakhir Ramadhan menjadi momen yang sangat dinantikan umat Islam. Pada fase penghujung bulan suci ini, umat Muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah karena terdapat malam istimewa yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, yakni malam Lailatul Qadar.
Dilansir dari RRI, pembahasan mengenai 10 hari terakhir Ramadhan juga disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat melalui kanal YouTube @AdiHidayatOfficial dalam kajian bertajuk Akusuka Eps. 14: Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan. Dalam kajian tersebut dijelaskan berbagai keutamaan yang dapat diraih umat Islam pada fase akhir bulan puasa.
Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam memberikan teladan dalam memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadhan. Hal itu sebagaimana diriwayatkan dalam hadis HR Bukhari nomor 2024 dari Ibunda Aisyah.
Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW mengencangkan ikat pinggangnya ketika memasuki 10 hari terakhir Ramadhan. Para ulama menafsirkan hal tersebut dengan dua makna utama.
Makna pertama adalah Rasulullah menepikan hubungan biologis dengan istrinya selama 10 hari terakhir Ramadhan agar lebih fokus dalam beribadah. Makna kedua adalah meningkatkan kesungguhan dalam beribadah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Bagi umat Islam, 10 hari terakhir Ramadhan sering disebut sebagai masa paling berharga selama bulan puasa. Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak berbagai amalan ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memperbanyak doa.
Teladan tersebut juga ditunjukkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW yang bersungguh-sungguh menghidupkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan ibadah. Bahkan, beliau juga membangunkan anggota keluarganya agar turut menghidupkan malam dengan berbagai amalan.
Hal ini menunjukkan bahwa 10 hari terakhir Ramadhan bukan sekadar penutup bulan puasa, melainkan kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih pahala yang berlipat ganda.
Salah satu alasan utama mengapa 10 hari terakhir Ramadhan sangat istimewa adalah karena adanya malam Lailatul Qadar. Malam ini diyakini sebagai malam penuh keberkahan yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Karena waktu pastinya tidak disebutkan secara jelas, umat Islam dianjurkan untuk mencari malam tersebut pada malam-malam ganjil selama 10 hari terakhir Ramadhan. Dengan demikian, setiap malam di periode tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperbanyak ibadah.
Selain mengejar pahala, 10 hari terakhir Ramadhan juga menjadi momen penting untuk melakukan introspeksi diri. Banyak umat Islam memanfaatkan waktu ini untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.