src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kedatangan Peneliti dari Seskoad. (Foto: Andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG–
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Kartanegara Rinda Desianti menjadi responden penelitian penguatan ketahanan ibu kota negara (IKN) baru yang digelar Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Rabu 24 Maret 2021.
Kepada sejumlah peneliti Seskoad, Rinda menyebut, menuju IKN bukan hanya menyiapkan infrastruktur, tapi harus memperhatikan dampak sosial di masyarakat.
“IKN baru hadir di Kaltim, tapi berpotensi menghadirkan konflik sosial karena pendatang baru bakal berdatangan dalam jumlah yang banyak, ” jelas Rinda.
Bagaimana mencegah terjadi gesekan sosial , kata dia, Pemkab mengantisipasinya dengan membentuk simpul masyarakat, Forum Pembauran Masyarakat. Ini melibatkan beragam perwakilan suku dan tokoh masyarakat serta agama yang ada di Kukar.
“Forum kewaspadaan dalam masyarakat ini diharapkan mampu berkoordinasi dalam pencegahan konflik sosial, ” jelasnya.
Disinggung kesiapan infrastruktur di Kukar menyambut IKN, Rinda menyebut kembali ke status jalan masing-masing. Ada yang masuk jalan nasional provinsi dan kabupaten.
Asisten I Setkab Kukar, Ahmad Taufik Hidayat yang mendampingi para peneliti Seskoad tersebut menjelaskan, Pemkab sudah berkomitmen mendukung infrastruktur IKN baru.
“Seperti jalan Jonggon Loa Kulu tembus Sepaku PPU sudah kita bagusi semenisasi sebagian besar sampai ke Desa Jonggon, tinggal Dusun Jonggon D saja yang belum diseminisasi,” jelasnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal