src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Musrenbang Kecamatan Tenggarong 2025.(Sumber : Andri/Headlinekaltim)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Tenggarong telah menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025. Usulan program pembangunan masuk dari 12 Kelurahan dan dua desa.
“Dari 1.198 usulan yang masuk, yang diterima hanya 128 usulan,” ucap Camat Tenggarong, Sukono, Rabu 19 Februari 2025.
Sukono menyebut, lebih banyak usulan pembangunan irigasi pertanian serta penanganan banjir. Kecamatan Tenggarong menjadi sentra pertanian. Sementara sebagai ibu kota, beberapa titik mulai mengalami banjir saat musim hujan.
Penyebab sedikitnya usulan terakomodir, terang dia, bukan karena dianggap tidak prioritas. “Ini imbas efisiensi anggaran. Jika ada yang belum terakomodir, maka akan diusulkan kembali di APBD perubahan 2025 atau di APBD tahun depan,” ungkap Sukono.
Lurah Jahab Lauren Sirenden mengusulkan sungai KKN di RT 20 dibangun turap beton. Sebab, air sungai meluap terus meski sudah dilakukan empat kali normalisasi.
“Seluas 100 hektare persawahan dan perkebunan ikut terendam air. Kami usulkan turap dengan tinggi 5 meter, dengan panjang sekitar 3 Km sampai sungai Saka Kiri,” harap Lauren.
Lurah Mangkurawang Ardiansyah mengaku, dari sekitar 74 usulan program pembangunan, yang terakomodir di APBD 2025 hanya 10 kegiatan. Di antaranay penerangan jalan umum lintas RT, dan pembangunan parit sekitar depan kantor kelurahan.
“Jika tidak dibuatkan parit, khawatir pemukiman di belakang kantor bisa terkena banjir,” ucapnya.
Kabid Ekonomi Bappeda Kukar Bagus Eko Sampurno meminta maaf karena tidak semua usulan pembangunan di Musrenbang bisa terakomodir di APBD.
“Total usulan yang masuk ada 11.000 program, kami tidak mungkin bisa mewujudkan semuanya, butuh koordinasi yang baik dengan kecamatan, mana yang menjadi prioritas bisa diwujudkan,” ujarnya.(Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim