27.5 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Lima Tersangka Perampokan Lintasdaerah “Digilir” Beberapa Polres

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kasus lima tersangka sindikat perampokan lintasdaerah yang diringkus Polres Berau pada 21 April 2021 lalu memasuki babak baru.

Kanit Resum Satreskrim Polres Berau Ipda Dito Nugraha menyebut, kasus sudah memasuki tahap 1. Berkas perkara pun sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Berau.

“Kita masih menunggu balasan surat dari kejaksaan. Apakah itu P21 (berkas dinyatakan lengkap) atau P19 (belum lengkap),” ungkapnya saat ditemui di ruangannya, pada Jumat 6 Juni 2021.

Karenanya, proses perkara akan di-split atau dipecah yang juga akan diproses oleh Polres masing-masing berdasarkan lokus perkara. Namun, masih menunggu perkara di Berau tuntas. “Sebab, berkas perkaranya berbeda. Nanti kalau sudah (selesai vonis di Berau), baru dilanjut ke Samarinda dan Bontang,” ucapnya.

Diketahui, sebelumnya, kelima tersangka yang masing-masing berinisial SL (38), SS (45), MU (30), DA (38) dan SU (28) berasal dari daerah Grobogan, Jawa Tengah. Salah satu diantaranya bahkan merupakan residivis kasus pencurian di daerah Semarang.

“Kelima tersangka juga melakukan pencurian di daerah lain di Kalimantan Timur. Yakni Samarinda, Bontang dan Berau,” ucapnya.

Para tersangka ditangkap saat menginap disalah satu hotel di Tanjung Redeb.  “Mereka ini jauh-jauh dari Jawa untuk melakukan akasi pencurian di beberapa daerah di Kalimantan Timur. Baik itu pencurian dengan pemberatan maupun dengan kekerasan,” bebernya.

Barang bukti yang diamankan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Berau yakni uang tunai sebesar Rp 5.500.000, sepasang plat mobil dengan nomor KT 1483 WD, dua obeng, satu topi hitam, satu masker dan empat lembar kaos.

“Serta satu unit mobil Xenia warna putih berpelat KT 1488 N yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya,” ungkapnya.

Adapun barang bukti dari TKP Samarinda, tepatnya di Jalan Danau Semayang RT. 23, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Kota Samarinda, diamankan uang tunai Rp8 juta, tujuh jam tangan merk Swatch dan uang asing 50 ribu Yen Jepang, 800 Dolar Singapura, 6.500 Baht Thailand dan 1.500 Ringgit Malaysia.

“Juga diamankan dua surat jual beli apartemen, 3 buku passpor, satu gelang emas putih, 11 cincin berlian, dua HP Samsung S7 Edge, satu HP Galaxy Tab 5, 2 HP BlackBerry Bold, satu HP Nokia, Satu HP Asus dan Satu DVR CCTV,” ujarnya.

Dari TKP Kota Bontang barang bukti yang diamankan adalah lima tas perempuan berbagai merk, satu tas ransel dan dua sepatu. Polres Berau menjerat kelima pelaku dengan pasal 363 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

“Tetapi tetap kita akan berkoordinasi dengan polres lain, mereka pun juga akan memproses jadi tinggal tunggu waktu saja,” tandasnya.

Penulis: Sofi
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar