src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Keluar Rumah dan Tak Pulang Dua Hari, Nenek Ini yang Mengambang di Mahakam

Keluar Rumah dan Tak Pulang Dua Hari, Nenek Ini yang Mengambang di Mahakam

2 minutes reading
Monday, 17 May 2021 12:10 224 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kurang dari 24 jam setelah ditemukan, identitas jasad berjenis kelamin wanita yang ditemukan mengambang di Sungai Mahakam, tepatnya di Perairan Pulau Balik Buaya, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda pada pukul 17.30 WITA kemarin, terungkap.

Berdasarkan rilis tertulis yang dikeluarkan oleh Basarnas Kaltim pada Senin 17 Mei 2021 pukul 01.18 WITA dini hari menyebut, korban bernama H Nurpah (70) warga Jalan Ulin Gang 5 RT. 27, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang.

Kasi Ops Basarnas Kaltim Octavianto melalui Koordinator SAR Samarinda Riqi Effendi membenarkan bahwa identitas korban telah terungkap hanya berselang beberapa jam setelah penemuan jasad korban.

“Sudah teridentifikasi jenazahnya,” ucapnya pada headlinekaltim.co.

Terungkapnya identitas korban tersebut berkat kerja sama antara Basarnas Samarinda dan Unit Inafis Polresta Samarinda. Identifikasi oleh Tim Inafis melalui sidik jari korban serta foto korban menggunakan alat IPS AK-23 Inafis.

Dari identifikasi itu juga diketahui bahwa data e-KTP korban tidak ada karena korban belum melakukan perekaman data di kantor Disdukcapil Samarinda.

Informasi lain turut mengungkap identitas korban yaitu adanya laporan yang diterima oleh tim relawan Inafis Polresta Samarinda melalui salah satu grup di media sosial soal warga yang kehilangan kerabatnya.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas melacak dan mengonfirmasi ke nomor telepon yang tertera agar datang ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk mengidentifikasi barang-barang milik korban.

Kerabat korban, Jainah (57) yang merupakan menantu serta cucu bernama Juraidah (32) mengenali jasad korban. Ciri-ciri korban identik dengan orang yang mereka cari.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak keluarga korban kepada pihak kepolisian, sekitar pukul 11.30 WITA, Minggu 9 Mei 2021 lalu, H Nurpah keluar dari rumah.

Sejak itu, Nurpah tak kunjung pulang. Keluarga sudah mencarinya selama 2 hari. Berbagai upaya dilakukan. Baik melaporkan ke pihak kepolisian hingga menyebarkan informasi identitas korban melalui media sosial.

Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x