Beranda Bisnis Hobi Aquascape Jadi Bisnis Menarik di Masa Pandemi

Hobi Aquascape Jadi Bisnis Menarik di Masa Pandemi

Hobi Aquascape Jadi Bisnis Menarik di Masa Pandemi - headlinekaltim.co
Noe menunjukkan dua aquascape yang sedang dalam proses rancang. (Foto: R.J Warsa/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pandemi COVID-19 boleh saja menjadi masalah terberat umat manusia hari ini. Namun, sejarah kemenangan manusia bertahan dalam setiap perubahan zaman tetap menyediakan ruang harapan guna menjalani hidup sebagai keberkahan luar biasa dari Tuhan.

Harapan itu pula yang diyakini oleh Nur Cahyono (40). Sebelum COVID-19 merebak, pria ini memiliki koleksi burung-burung juara kicau.

Setiap minggunya, Nur selalu punya waktu untuk bersosialisasi dengan sesama penggemar burung, hingga mengikuti berbagai kompetisi burung berkicau baik di lingkup Kutai Kartanegara maupun Kalimantan Timur.

Advertisement

Ketika keadaan serba dibatasi karena pandemi, dia kemudian menambah kesenangan mengoleksi hewan di luar burung kicau untuk mengisi waktu senggang.

Pilihan jatuh pada ikan Cupang sembari bermain dengan aquascape, seni menata akuarium. Rupanya, hobi itu kini sedang hits di Kota Tenggarong.

“Semula jadi cara mengisi waktu luang, saat sebuah aquascape jadi saya buat. Ternyata ditawar oleh beberapa rekan untuk dibeli, sejak saat itu, sembari terus mengggeluti hal ini sebagai hobi, juga jadi cara jitu menambah pemasukan,” jelasnya.

Tidak sendirian, Nur kemudian merangkul rekannya Suparno alias Noe (36) untuk sama-sama mencari informasi mengenai dunia aquascape hingga berkembang jadi usaha yang cukup menjanjikan.

“Pelan-pelan kami terus belajar dan berkembang seperti sekarang. Bagaimana mengondisikan landscape akuarium jadi hidup, kami menambahkan jenis ikan seperti Neon Tetra, Pink Zebra, udang hias, Moly, hingga Cupang. Untuk ikan Cupang kisaran harganya dari Rp. 50.000 hingga 2.500.000 juga ada, tergantung pilihan pemesan saja,” jelas Noe.

Di KL Aquascape yang berada di Jl. AM. Alimuddin, Tenggarong, pesanan setiap bulannya mencapai 7 hingga 15 buah. Pemasukan yang lumayan di masa pandemi.

Anggap saja satu buah aquascape seharga Rp 700.000. Jika laku 15 buah, maka ada pendapatan kotor Rp 4.900.000 yang dikantonginya.

Anda tertarik? Terus berkarya di tengah pandemi COVID-19. Jangan mau kalah oleh keadaan.

Penulis: RJ Warsa

Komentar
Advertisement