Beranda EKONOMI Ekspor CPO Tinggi, Ekonomi Kaltim Triwulan III Tahun 2020 Membaik

Ekspor CPO Tinggi, Ekonomi Kaltim Triwulan III Tahun 2020 Membaik

September 2020, Kaltim Alami Deflasi Lebih Dalam - headlinekaltim.co
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Tutuk S.H Cahyono. (foto/istimewa)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Perekonomian Kalimantan Timur mulai menunjukan perbaikan walau tercatat masih alami kontraksi. Pada triwulan II 2020 tumbuh sebesar 2,39 persen (qtq), setelah alami kontraksi 6,53 persen (qtq) pada triwulan sebelumnya.

Secara tahunan, perbaikan domestik juga terlihat dari berkurangnya kontraksi pertumbuhan menjadi 4,61 persen (yoy) dari kontraksi pada triwulan II 2020 sebesar 5,46 persen (yoy).

“Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan III 2020 bersumber dari LU utama Kaltim yakni industri pengolahan serta pertambangan,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Tutuk S.H Cahyono, dalam rilisnya.

Perbaikan pada industri pengolahan salah satunya didorong kembali berproduksinya kilang minyak Balikpapan yang sempat terhenti di triwulan sebelumnya.

Advertisement

“Sedangkan LU pertambangan batu bara masih mengalami kontraksi meskipun menunjukan perbaikan triwulan sebelumnya. Hal ini sejalan dengan curah hujan yang lebih lebat di triwulan III 2020 yang berakibat terganggu produksi batu bara serta membaiknya permintaan ke negara tujuan selain Tiongkok,” ujar Tutuk.

Dari sisi pengeluaran, membaiknya perekonomian ditunjukkan juga adanya perbaikan konsumsi rumah tangga dan ekspor meskipun alami kontraksi.

“Perbaikan kinerja konsumsi rumah tangga utamanya disebabkan oleh mulainya adaptasi kebiasaan baru serta kembali beroperasinya beberapa lapangan kerja yang mendorong kegiatan perekonomian masyarakat,” kata Tutuk.

Sementara itu, membaiknya volume ekspor Kaltim bersumber dari membaiknya ekspor batubara serta tingginya pertumbuhan ekspor CPO. Tingginya ekspor CPO diiringi oleh peningkatan harga yang cukup tinggi dari 7,66 persen (yoy) di triwulan sebelumnya menjadi 31,71 persen (yoy).

Baca Juga  Gara-Gara Percikan Pemotong Besi, Truk Terbakar di Bengkel

“Tingginya ekspor CPO tersebut terutama bersumber dari pengiriman ke Tiongkok yang mengalami pertumbuhan dari -33,42 persen (yoy) di triwulan sebelumnya menjadi 28,27 persen (yoy). Tingginya ekspor CPO ke Tiongkok sendiri berkontribusi sebesar 66 persen terhadap total ekspor CPO Kaltim,” jelas Tutuk.

Penulis: Amin

Komentar
Advertisement