src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Jarak Pandang Bandara Kalimarau Belum Terdampak Asap Karhutla

Jarak Pandang Bandara Kalimarau Belum Terdampak Asap Karhutla

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Agu 2026 15:18 30 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kondisi penerbangan di Bandara Kalimarau Berau masih berjalan normal di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Kepala Kantor BLU Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau Berau, Patah Atabri, mengatakan hingga saat ini kondisi jarak pandang di kawasan bandara masih berada pada level aman untuk mendukung aktivitas penerbangan, baik saat pesawat lepas landas maupun mendarat.

“Untuk saat ini kondisi di Bandara Kalimarau masih aman untuk jarak pandang. Pergerakan take off dan landing pesawat udara masih aman,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jarak pandang di Bandara Kalimarau saat ini masih berada di atas 5.000 meter atau 5 kilometer. Sementara batas minimal jarak pandang untuk pesawat yang melakukan pendaratan berada jauh di bawah angka tersebut, yakni sekitar 600 meter. Dengan kondisi tersebut, aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau belum terdampak kabut asap.

Patah mengatakan pihaknya memang telah menerima surat edaran terkait langkah antisipasi apabila terjadi gangguan kabut asap yang berpotensi menurunkan jarak pandang di bandara. “Memang kita dapat surat edaran tersebut. Ini antisipasi apabila ada gangguan kabut asap di Bandara Kalimarau. Untuk saat ini masih aman,” jelasnya.

Dari sisi frekuensi penerbangan, Patah memastikan belum terdapat gangguan maupun perubahan yang berkaitan dengan kondisi kabut asap. Secara umum, jadwal penerbangan masih berjalan stabil seperti biasanya.

Namun, ia menyebut terdapat penyesuaian frekuensi pada salah satu maskapai, yakni Batik Air, yang melayani rute dari Jakarta maupun Surabaya menuju Berau. Frekuensi penerbangan yang sebelumnya tujuh kali dalam sepekan menjadi empat kali dalam sepekan tersebut bersifat situasional dan bukan akibat gangguan kabut asap. “Selebihnya normal semuanya, tidak ada perubahan dan tidak ada gangguan saat ini,” katanya.

Meski kondisi saat ini masih aman, pihak Bandara Kalimarau tetap melakukan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi apabila kondisi udara berubah dan jarak pandang menurun akibat kabut asap. Patah menegaskan, aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas. “Pemantauan kondisi jarak pandang akan terus dilakukan untuk memastikan aktivitas penerbangan tetap berlangsung sesuai standar keselamatan yang berlaku,” tutupnya. (Riska)

LAINNYA
x