src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kabid Yankes Dinkes Kukar, dr Waode Nuraida.(sumber : Istimewa/Kutairaya) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Hari pertama masuk kerja setelah cuti lebaran, tiga Puskesmas yang ada di Tenggarong sepi dari pasien. Hal ini diungkapkan Kabid Layanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kukar, dr. Waode Nuraida, Rabu 25 Maret 2026.
”Kunjungan pertama di Puskesmas Mangkurawang, selanjutnya Loa Ipuh dan terakhir Rapang Mahang. Kondisinya sepi pasien, kursi tunggu banyak yang kosong,” sebut Waode.
Beda dengan tahun 2024 dan 2025, usai cuti lebaran, pasien di puskesmas membludak sampai kepala Puskesmas ikut turun tangan beri pelayanan. Waode memperkirakan pasien sepi karena memanfaatkan pelayanan online di aplikasi mobile JKN BPJS kesehatan. Lebih mudah mengatur jadwal berobat pasien di Puskesmas.
”Kan sudah disepakati waktu layanannya, dari pada pasien tunggu di Puskesmas lebih baik menunggu di rumah. Kalau sudah mendekati layanan, baru datang ke Puskesmas,” ucapnya.
Selain itu, warga menggunakan pelayanan rekam jejak medis sehingga pemeriksaan pasien tidak terlalu lama. Terkait penyakit yang mendominasi setelah lebaran, kata dia, biasanya tidak jauh dari hipertensi atau darah tinggi, gejala kolesterol ringan sedang hingga berat, yang mempengaruhi jantung.
”Sakit maag juga tinggi setelah lebaran karena di bulan Ramadan konsen beribadah puasa mengatur pola makan,” jelasnya.
Minimnya kunjungan pasien setelah lebaran di Puskesmas di Tenggarong menjadi tolak ukur kondisi layanan kesehatan di luar Tenggarong. ”Tenggarong penduduknya padat. Jika Puskesmas di Tenggarong sepi, maka di kecamatan lainnya juga sepi,” pungkasnya.(Andri)