HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sinergi dengan berbagai pihak dalam penguatan demokrasi menyongsong Pemilu 2029 menjadi atensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar. Oleh karena itu, lembaga ini menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Kukar di Sekretariat PWI Kukar, Rabu (13/5/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang tugas konsolidasi demokrasi dalam memperkuat penyelenggaraan pemilu di luar tahapan resmi.
Audiensi ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan antara lembaga pengawas pemilu dengan masyarakat sipil dan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya tak lain untuk menghadirkan pelaksanaan Pemilu 2029 yang lebih partisipatif, transparan, jujur, dan adil.
Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, menyambut positif langkah yang dilakukan Bawaslu Kukar. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan insan pers merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi daerah.
“Alhamdulillah hari ini kami PWI Kukar menerima audiensi dari seluruh Bawaslu Kukar. Kunjungan ini sebagai konsolidasi demokrasi di Kukar,” ujarnya.
Ia menilai, media memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat, khususnya terkait proses demokrasi dan pengawasan pemilu Kukar.
“Kami berharap sinergi kolaborasi yang dibangun ke depannya bisa terus terjalin dan memberikan dampak positif terhadap sinergi kemitraan yang akan dibangun ke depannya,” katanya.
Menurut Andi, keberadaan Bawaslu Kukar sebagai lembaga pengawas demokrasi harus berjalan seiring dengan peran media sebagai penyebar informasi publik. Sinergi ini dinilai sangat penting dalam membangun ruang demokrasi yang sehat dan berintegritas.
“Diketahui bahwa Bawaslu Kukar merupakan bagian dari pengawas pelaksanaan demokrasi di daerah, sedangkan insan pers atau PWI memiliki tanggung jawab dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.
“Saya berharap proses-proses yang sudah kita bangun ke depannya akan lebih solid lagi,” sambung Andi.
Komisioner Bawaslu Kukar Bidang Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Fahrisal, menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kualitas pemberitaan pemilu di daerah.
“Hari ini kami dari Bawaslu Kukar sedang melakukan kunjungan ke teman-teman Persatuan Wartawan Indonesia, khususnya di Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ia menilai posisi media sangat strategis dalam mendukung terciptanya demokrasi yang sehat melalui penyajian informasi yang objektif, kredibel, dan mencerahkan publik.
“Salah satunya bagaimana kemudian peran insan media dalam hal ini bekerja sama dengan penyelenggara pemilu, dalam hal ini Bawaslu, untuk mendorong agar pemberitaan-pemberitaan pemilu semakin berkualitas dan semakin maju,” tuturnya. (*)