src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Hearing Pemkab dan DPRD Berau membahas kenaikan harga tiket pesawat yang dirasakan memukul sektor pariwisata. (riska)HEADLINEKLATIM.CO,TANJUNG REDEB – Persoalan harga tiket pesawat yang mahal akhir-akhir ini menjadi sorotan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan DPRD Berau.
Kenaikan harga tiket bisa memukul sektor pariwisata daerah. Pemkab dan DPRD akhirnya menggelar hearing bersama guna mencari solusi.
Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, harga tiket pesawat melambung membuat warga tidak mau lagi naik pesawat.
Jika harga tiket rendah, maka wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak. Tentunya, perputaran ekonomi masyarakat juga akan membaik.
“Apalagi destinasi wisata Berau menjadi unggulan di Kaltim dan terkenal secara nasional. Bagaimana Berau ingin mempromosikan pariwisatanya jika harga tiket yang mahal,” jelasnya di ruang rapat gabungan Kantor DPRD Berau.
DPRD meminta pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat atau ada opsi lain seperti membuat kesepakatan dengan penerbangan lain.
“Kami juga merasa harus bertanggung jawab. Bagaimana persaingan penerbangan sehat, tentu sesuai dengan peraturan yang ada. Bisnis ya bisnis tapi harus memikirkan kepentingan masyarakat juga,” tuturnya.
Dirinya berharap, dengan adanya hasil notulen rapat yang sudah disepakati, ada progres dan tindak lanjut secepatnya agar perkembangan di sektor pariwisata.
Bupati Berau, Sri Juniarsih dalam rapat bersama dewan juga berharap ada solusi dari harga tiket pesawat yang meroket.
Dirinya memberikan dukungan penuh untuk menindaklanjuti masalah ini agar pesawat berbadan besar bisa masuk ke Berau.
“Ini sudah menjadi kegelisahan masyarakat Berau sejak lama. Kenapa kami sekarang mengadakan hearing dengan DPRD Berau. Karena dari informasi yang kami tunggu akan ada pesawat besar yang segera turun,” jelasnya pada Senin, 22 Agustus 2022.
Namun, maskapai yang ingin masuk ternyata ditunda. Akhirnya, pihaknya mengadakan audiensi dengan DPRD yang dihadiri maskapai dan dinas perhubungan untuk menindaklanjuti rencana masuknya pesawat ke Bandara Kalimarau.
“Kami sudah bersurat dengan Kementerian Perhubungan untuk dilakukan audiensi terkait harga tiket yang kian meroket, mudahan ada alternatif dan cepat direalisasikan,” pungkasnya.
Penulis: Riska