src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
DPRD Kukar dan lembaga penyelenggara Pemilu usai melakukan pertemuan. (ist/dprdkukar)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kukar, Senin 15 Januari 2024 kemarin, terkuak fakta bahwa Bawaslu Kukar masih kekurangan ratusan personel pengawas pemilu di tingkas TPS.
“Kita kekurangan 255 orang pengawas TPS, dari total jumlah TPS sebanyak 2.269 se- Kukar,” ungkap Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, saat diminta konfirmasinya pada Selasa 16 Januari 2024.
Terkait kekurangan tersebut, Bawaslu akan terus melakukan rekrutmen untuk menutupi kekurangannya. Teguh juga menyinggung terkait maraknya alat peraga kampanye yang melanggar aturan.
Kata dia, Bawaslu sudah melakukan pendataan. “Kami sudah bersurat kepada partai politik untuk melakukan penelitian secara mandiri, mana lokasi yang dilarang pemasangan alat peraga dan mana yang boleh,” ucapnya.
Bawaslu juga sudah merekomendasikan kepada pihak terkait untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye yang melanggar aturan. “Kita sudah koordinasi dengan Satpol PP,” ucapnya.
Ketua KPU Kukar Purnomo mengatakan pihaknya tidak mengalami kekurangan personel. Proses perekrutan KPPS sudah selesai dan tinggal penetapan saja. “Tanggal 25 Januari 2024 nanti, petugas KPPS akan kita tetapkan, terpenuhi 100 persen,” tegas Purnomo.
Dia juga menyampaikan bahwa proses pelipatan kertas suara sudah selesai. Hanya sempat surat suara DPD tertinggal tetapi sudah kelar dilipat. “Alat kelengkapan pemilihan akan kita distribusikan ke TPS terjauh pada H-4 pemilu, sedangkan untuk TPS terdekat kita distribusikan H-2 Pemilu,” jelas Purnomo.
Ketua Komisi I DPRD Kukar Johannes Da Silva menyebut pihaknya ingin mengetahui sejauh mana kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2024. “Secara teknis kita undang KPU dan Bawaslu, terkait pendanaan menghadirkan Kesbangpol, sedangkan untuk penertiban menjadi tugas Satpol PP. Dari RDP kemarin, kesiapan penyelenggaraan pemilu di Kukar capai 90 persen,” jelasnya.(Andri)
Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya