src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Stan Disbudpar Berau menampilkan konsep Goa Beloyot pada Expo Berau 2026. (Foto: Ist/Disbudpar Berau)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Mengangkat konsep Goa Beloyot yang menjadi bagian dari Geopark Karst Sangkulirang-Mangkalihat, stan Disbudpar Berau berhasil meraih gelar Juara Favorit dalam perhelatan Berau Expo 2026 yang berlangsung pada 16–25 Oktober 2026 di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan capaian tersebut menjadi apresiasi atas upaya menghadirkan promosi pariwisata yang tidak sekadar informatif, tetapi juga menarik dan memberikan pengalaman bagi pengunjung. Melalui konsep yang memadukan edukasi budaya, pengenalan destinasi wisata, serta instalasi visual cagar budaya lokal, stan tersebut berupaya mendekatkan masyarakat dengan kekayaan yang dimiliki Kabupaten Berau.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat nama atau gambar destinasi wisata, tetapi juga mengenal cerita, nilai budaya, dan potensi yang ada di baliknya. Dengan begitu, promosi yang dilakukan bisa sekaligus menjadi sarana edukasi,” ujarnya.
Menurutnya, pengenalan potensi daerah melalui pendekatan visual dan interaktif menjadi salah satu cara untuk membangun ketertarikan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap warisan budaya dan destinasi wisata lokal.
Goa Beloyot yang diangkat sebagai konsep utama menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kekayaan kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat. Kawasan ini memiliki nilai penting dari sisi bentang alam sekaligus warisan budaya, sehingga perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas.
Di sisi lain, Berau memiliki beragam destinasi unggulan yang dapat dikembangkan melalui promosi kreatif. Tidak hanya wisata bahari yang selama ini dikenal luas, tetapi juga wisata alam, sejarah, dan budaya yang memiliki daya tarik tersendiri. Yudha berharap, capaian Juara Favorit tersebut dapat menjadi motivasi bagi Disbudpar untuk terus memperbarui pendekatan promosi pariwisata. Terlebih, sektor pariwisata menjadi salah satu potensi strategis yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikembangkan dengan tetap memperhatikan kelestarian alam dan budaya.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi. Potensi wisata dan budaya Berau sangat beragam, sehingga perlu dikemas dengan cara yang kreatif agar semakin dikenal dan menumbuhkan ketertarikan masyarakat untuk berkunjung,” demikian Yudha. (Riska)