src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Perpustakaan Keliling Sambangi SDN 001 Rinding, Dispusip Berau Dorong Minat Baca Sejak Dini

Perpustakaan Keliling Sambangi SDN 001 Rinding, Dispusip Berau Dorong Minat Baca Sejak Dini

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Okt 2026 19:42 22 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Menumbuhkan minat baca anak tidak selalu harus dimulai dari ruang perpustakaan. Kehadiran buku langsung di lingkungan sekolah menjadi salah satu cara untuk mendekatkan anak-anak dengan bacaan sekaligus membangun kebiasaan literasi sejak dini.

Upaya tersebut dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau melalui layanan perpustakaan keliling yang menyambangi SD Negeri 001 Rinding. Kedatangan layanan ini disambut antusias para siswa yang berkesempatan memilih dan membaca beragam buku yang disediakan.

Sekretaris Dispusip Berau, Sunarto, mengatakan perpustakaan keliling menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses bacaan bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Dengan mendatangi sekolah secara langsung, siswa memiliki kesempatan lebih dekat untuk mengenal berbagai jenis buku di luar bahan pembelajaran yang biasa mereka temui di kelas.

Menurutnya, akses terhadap bahan bacaan perlu dibarengi dengan upaya menumbuhkan ketertarikan anak untuk membaca. Karena itu, kehadiran perpustakaan keliling diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga mendorong siswa menjadikan membaca sebagai kebiasaan.

“Melalui perpustakaan keliling, kami ingin mendekatkan buku kepada anak-anak. Harapannya, mereka semakin tertarik membaca, memiliki wawasan yang lebih luas, dan menjadikan buku sebagai salah satu sumber pengetahuan,” ujarnya.

Sunarto menilai, pengenalan buku sejak usia dini memiliki peran penting dalam membangun budaya literasi. Anak-anak yang terbiasa berinteraksi dengan bacaan memiliki kesempatan untuk mengenal banyak hal baru, memperkaya kosakata, serta mengembangkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan di sekitarnya.

Di sisi lain, sekolah juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan kebiasaan tersebut. Antusiasme siswa saat memilih dan membaca buku perlu didukung melalui kegiatan literasi yang dilakukan secara rutin, baik melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah maupun aktivitas membaca bersama di kelas.

Melalui layanan perpustakaan keliling, Dispusip Berau berharap semakin banyak siswa yang mendapatkan akses terhadap bahan bacaan yang beragam. Dengan begitu, upaya meningkatkan literasi tidak hanya bertumpu pada ketersediaan fasilitas perpustakaan, tetapi juga pada tumbuhnya kegemaran membaca di kalangan generasi muda.

“Ini menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pengalaman membaca yang lebih dekat dan menyenangkan bagi siswa, sekaligus memperkuat fondasi budaya literasi sejak bangku sekolah dasar,” pungkasnya. (Riska)

LAINNYA
x