src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Berau Expo 2026. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Berau Expo 2026 tidak sekadar menjadi tempat masyarakat menikmati hiburan. Di balik ramainya pengunjung, pameran yang berlangsung di Lapangan Pemuda dan GOR Tanjung Redeb itu juga membuka akses masyarakat terhadap layanan publik sekaligus memberi kesempatan bagi pelaku usaha lokal memperkenalkan produknya.
Wakil Bupati Berau Gamalis melihat langsung beragam aktivitas di stan organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kerukunan keluarga, hingga pengrajin lokal. Berbagai produk dan karya seni yang dipamerkan menunjukkan potensi daerah yang dapat dikembangkan, tidak hanya sebagai daya tarik pameran, tetapi juga sebagai peluang ekonomi.
“Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kehadiran layanan publik di tengah kegiatan yang ramai dikunjungi masyarakat,” ucapnya.
Stan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), misalnya, menyediakan pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta pajak kendaraan bermotor. Sementara itu, masyarakat yang berkunjung ke stan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dapat memanfaatkan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan perekaman KTP elektronik.
Kehadiran layanan tersebut membuat kunjungan ke Berau Expo tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi masyarakat. Pengunjung dapat mengenal program pemerintah sekaligus mengakses sejumlah pelayanan dalam satu lokasi.
Di sisi lain, Gamalis juga melihat peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui pameran, pelaku usaha memiliki kesempatan memperkenalkan produk secara langsung, membangun interaksi dengan calon pembeli, hingga meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung.
“Berau Expo memiliki peran lebih luas daripada sekadar agenda tahunan. Pameran ini dapat menjadi penghubung antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, terutama dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah,” tuturnya.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan promosi dan memperluas pasar. Sementara bagi pemerintah daerah, kegiatan ini menjadi sarana untuk mendekatkan informasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Berau Expo harus bisa memberikan manfaat yang dirasakan langsung masyarakat. Bukan hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga sarana mengenal hasil pembangunan, memanfaatkan layanan pemerintah, dan melihat peluang usaha lokal yang memiliki potensi untuk berkembang,” ujarnya.
Selain produk UMKM, stan yang dikunjungi juga menampilkan kekayaan seni dan budaya, serta potensi pariwisata Kabupaten Berau. Beragam materi promosi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Gamalis turut menyambangi stan Sekretariat Daerah Kabupaten Berau dan berinteraksi dengan pengunjung melalui kuis berhadiah. Aktivitas itu menambah daya tarik stan sekaligus menciptakan suasana interaktif di tengah pelaksanaan pameran.
“Pameran ini diharapkan mampu mendorong transaksi ekonomi, memperluas pengenalan produk lokal, serta meningkatkan pemanfaatan layanan publik oleh masyarakat,” pungkasnya. (Riska)