22.6 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Daerah Izinkan Pasar Ramadan, Wagub: Jangan Dibuka Dulu ‘Kerannya’

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Meskipun masih bergelut dengan Pandemi COVID-19, beberapa kepala daerah di Kaltim telah mengeluarkan pernyataan yang mengizinkan dibukanya pasar Ramadan tahun ini.

Namun, kebijakan ini tak seirama dengan keinginan Pemprov Kaltim. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi pada awak media.

Kata dia, terkait pasar Ramadan tahun ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim. Wagub meminta pasar Ramadan tidak dibuka tahun ini.

Hadi menyebut, walaupun saat ini perkembangan kasus COVID-19 relatif menurun, tapi bukan jaminan tidak ada lagi peningkatan kasus.

Terlebih dengan dibukanya aktivitas pasar Ramadan, akan menjadikan masyarakat mudah berkumpul sehingga potensi penularan virus bisa saja terjadi.

“Pasar Ramadan, saya kira tidak. Kita juga tetap akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, walaupun sebulan ini menurun (penularan COVID-19 di masyarakat, red), tapi jangan dibuka dulu ‘kerannya’ dong. Biarlah seperti sekarang ini, yang mau jualan, silakan lewat online ya, itu juga masih bisa,” ucapnya.

Disinggung soal adanya beberapa pemimpin daerah yang mengizinkan dibukanya kembali pasar Ramadan, Hadi menyebut kondisi dan situasi masih dalam PPKM. Artinya, keputusan tersebut dikembalikan kepada masing-masing bupati/wali kota.

Namun, dia mengingatkan agar keputusan yang diambil tersebut benar-benar telah dipikirkan secara matang.

“Kan ini PPKM, keputusan di kabupaten/kota. Kita serahkan ke mereka. Jadi kalau mereka mengganggap tidak masalah, itu tanggung jawab bupati/wali kota. Kita di provinsi hanya mengingatkan saja, karena yang namanya makanan itu sangat mudah sekali cara menyajikannya, dan mudah menjadi sarana (penyebaran virus , red),” tegasnya.

Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar