23 C
Samarinda
Thursday, August 11, 2022

COVID-19 Melonjak, Jubir: Optimalkan Prokes

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDApan> Belum optimalnya penerapan disiplin protokol kesehatan di tengah masyarakat dituding menjadi penyebab terjadinya transimisi lokal virus COVID-19 yang sangat masif.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim Andi M Ishak, terkait meningkatnya angka kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru di Kaltim.

“Belum optimalnya masyarakat melaksanakan protokol kesehatan 5M,” sebutnya.

Dikatakannya, kunci utama memutus mata rantai penularan virus COVID-19 di tengah masyarakat dengan patuh dan disiplinnya menegakkan protokol kesehatan.

Untuk itu kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Satgas Penanganan COVID-19 di masing-masing kabupaten/kota terus mengimbau dan mengedukasi masyarakat mulai dari tingkat atas hingga tingkat bawah untuk disiplin protokol kesehatan.

Sementara itu, berdasarkan data update perkembangan COVID-19 di Kaltim yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim pada Kamis 8 Juli 2021 mencatat ada sebanyak 979 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru di Kaltim. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan kasus kesembuhan yang hanya mencapai 236 kasus.

Kemudian dengan terjadinya penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru menyebabkan angka kasus pasien COVID yang dirawat ikut melonjak hingga 717 kasus, termasuk dengan kasus meninggal bertambah sebanyak 26 kasus. Angka kasus meninggal ini adalah yang paling terbanyak terjadi di tahun 2021 ini.

9 kabupaten/kota masih berada di zona merahpan>, hanya Kabupaten Mahakam Ulu yang masih berstatus zona kuning. Kasus penularan cukup tinggi dan kasus kematian terjadi di Balikpapan, disusul Kutai Kartanegara dan Samarinda.

Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU