src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Satgas Gabungan Penanganan COVID-19 Kaltim Gelar Operasi Yustisi

Satgas Gabungan Penanganan COVID-19 Kaltim Gelar Operasi Yustisi

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Jul 2021 16:02 219 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kaltim melakukan operasi penegakan yustisi protokol kesehatan di beberapa titik keramaian, Rabu 14 Juli 2021.

Gabungan petugas Satgas COVID-19 ini terdiri dari Satpol PP Kaltim, TNI-POLRI dan Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, dengan merujuk Instruksi Gubernur (InGub) Kaltim Nomor 15 Tahun 2021 terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kaltim.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kaltim Gede Yusa mengatakan, pelaksanaan operasi yustisi ini juga diharapkan dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota guna menekan penyebaran COVID-19 di Kaltim.

Dia menyebut, beberapa daerah telah melaksanakan kegiatan penyekatan arus keluar masuk orang sesuai dengan Instruksi Gubernur. Beberapa daerah juga diinventarisasi bersama TNI-POLRI dan dinas terkait untuk dapat saling berkoordinasi dalam pelaksanaan kegiatan pembatasan.

Khusus di Samarinda, terang Gede Yusa, Satpol-PP Kaltim ikut melakukan operasi yustisi bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, dengan melaksanakan patroli siang dan malam secara masif dengan menyasar fasilitas umum dan tempat keramaian.

“Tujuan operasi untuk mengingatkan masyarakat, karena sudah jelas dalam PPKN Darurat, semua fasilitas umum ditutup sementara. Jika ditemukan ada lebih 1 orang di tempat, maka segera diingatkan untuk menghentikan kegiatan. Namun jika masih ditemukan melakukan hal yang sama, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” terangnya.

Lokasi-lokasi yang menjadi titik operasi tim gabungan, kata Gede, termasuk rumah makan, warung dan kafe. Dia menjelaskan, pemerintah sendiri tidak melarang untuk warganya mencari rezeki, tetapi harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Pemerintah tidak melarang orang berusaha mencari rezeki, tapi diatur seperti tidak makan di tempat, sehingga tidak berpotensi menyebarkan virus,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal

LAINNYA
x