src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Enam Hari Tak Terlihat, Pria di Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

Enam Hari Tak Terlihat, Pria di Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

2 minutes reading
Wednesday, 8 Apr 2026 12:01 19 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Warga di kawasan Jalan Pangeran, RT 05 Gang Sepakat, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial NW (41) di dalam kamar kontrakannya pada Selasa, 7 April 2026. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga telah meninggal dunia selama hampir sepekan.

Penemuan ini bermula dari kekhawatiran keluarga yang kehilangan kontak dengan korban selama beberapa hari terakhir. Kecurigaan semakin menguat lantaran korban tidak pernah terlihat keluar rumah, meski lokasi tempat tinggalnya berdekatan dengan keluarganya.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Moch Nur Alimi Zain, menjelaskan bahwa komunikasi terakhir korban dengan keluarganya terjadi pada Rabu, 1 April 2026. Saat itu, korban sempat meminta bantuan adiknya untuk membelikan obat asam urat.

“Setelah itu, korban tidak lagi memberikan kabar,” ucapnya.

Saudara korban mengunjungi rumah korban pada Selasa 7 April 2026 sekitar pukul 19.25 WITA dan mencium bau menyengat dari dalam kamar korban. Ditemukan mayat yang sudah dalam keadaan membusuk.

Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Petugas yang datang kemudian membuka akses ke dalam rumah kontrakan yang berbentuk bangsalan tersebut. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup di dalam kamar.

“Kondisi jasad sudah mengalami pembusukan parah, diduga akibat telah meninggal dunia selama kurang lebih enam hari,” jelasnya.

Petugas juga memastikan tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan di sekitar lokasi, termasuk indikasi penggunaan obat-obatan terlarang. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.

Jenazah korban, telah dievakuasi ke rumah sakit untuk tindakan lebih lanjut. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kematian korban. (Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x