23.6 C
Samarinda
Jumat, Agustus 6, 2021

Banyak Aset dari Pemerintah Hilang dan Berpindah Tangan, Joni: Kita akan Cari

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah gencar dalam hal menginventarisir aset – aset yang dimiliki, dan melakukan kerjasama dengan Kejaksaan untuk konsultasi hukumnya.

Hal ini pun mendapatkan respon yang positif dari anggota Komisi 1 DPRD Kota Samarinda Joni Sinatra Ginting.

Dirinya menyebutkan Komisi I yang juga membidangi pemerintahan bahwa legislatif dalam hal penyelamatan aset akan bersinergi dengan Pemkot terkait pengamanan aset pemerintah daerah yang diduga diambil dan dimiliki secara pribadi.

“Banyak aset-aset dari pemerintah yang saat ini hilang dan berpindah tangan menjadi milik pribadi. Melalui Pansus, itu kita akan cari,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jum’at 25 Juni 2021.

Lanjutnya, Joni menilai adanya pansus aset yang dibentuk secara tak langsung mendukung penuh gerakan Pemkot Samarinda menyelamatkan aset daerah termasuk aset dari Perusahaan Daerah (Perusda) yang selama ini mendapatkan tambahan modal namun tidak minim memberi pemasukan bagi kas daerah.

Joni juga menambakan langkah awal Pansus aset adalah mendata jumlah aset yang mungkin saja berpindah tangan. Kemudian, akan cross cek dengan meminta bantuan Kejaksaan dan pihak kepolisian.

“Kita akan bongkar hingga sejelas-jelasnya. Kalaupun ada temuan yang mencurigkan akan kita ungkap,” tegasnya.

Politisi dari fraksi Demokrat tersebut berharap peran media terlibat dalam mempublikasikan kinerja dari Pansus Aset DPRD Kota Samarinda, agar tidak ada lagi aset-aset pemerintah yang tidak jelas kemana larinya.

“Saya harap peran media juga harus ikut terlibat dalam hal ini (pansus aset) agar aset – aset pemerintah tau kemana larinya,” pungkasnya.

Diketahui bersama, Pemkot Samarinda sebelumnya telah menyegel satu Tempat Hiburan Malam (THM) ilegal di gedung plaza 21. Pasalnya gedung disegel lantaran masih tercatat sebagai aset Pemkot.

Aset gedung Plaza 21 sangat disayangkan terlantar bertahun-tahun. Padahal letaknya strategis mestinya bisa dimanfaatkan untuk menambahkan pemasukan bagi kas daerah.

Selain itu, beberapa aset daerah terlantar diantaranya terdapat pula terminal, tanah di Bayur dan Palaran. Adapun aset-aset tanah milik daerah kini Pemkot Samarinda sedang meneliti kemungkinan berpindah ke milik perorangan. (Adv)

Penulis: Riski

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar