src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Abrasi, PLTS Senilai Rp10 Miliar di Pulau Balikukup Kritis

Abrasi, PLTS Senilai Rp10 Miliar di Pulau Balikukup Kritis

2 minutes reading
Sunday, 8 Nov 2020 20:50 457 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Abrasi pantai di Pulau Balikukup, Kecamatan Batu Putih, cukup mengkhawatirkan. Hal ini mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Pada Jumat, 6 November 2020 lalu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi didampingi Pjs Bupati Berau M Ramadhan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Balikukup. Kunjungan sekaligus melihat langsung kondisi permukiman penduduk yang terkena dampak abrasi.

Rombongan Wagub dan Pjs Bupati Berau disertai sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusuri bibir pantai yang dihantam abrasi.

Saat ini, sudah dibangun pemecah ombak (breakwater) di sejumlah titik yang dianggap rawan untuk mengurangi abrasi.  Rombongan mendapat penjelasan langsung dari warga terkait abrasi yang menggerus pantai di pulau berpenghuni lebih dari 1.000 jiwa tersebut.

Beberapa rumah warga sudah terdampak. Beberapa pohon kelapa milik warga tumbang. Upaya penanganan darurat oleh warga bersama pemerintah kampung juga sudah dilakukan agar abrasi tidak terus meluas.

Bahkan sudah ada warga yang memindahkan rumahnya karena ambruk dihantam ombak. Abrasi di RT 3, misalnya, diperkirakan sudah mencapai 30–40 meter. Berbeda dengan wilayah RT 2 yang baru beberapa rumah terkena dampak abrasi.

Kemudian ketika air pasang besar atau angin selatan, rumah-rumah di bibir pantai dihantam gelombang. Selain rumah-rumah penduduk Balikukup, yang juga turut terancam abrasi adalah aset pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bernilai Rp10 miliar yang merupakan hibah dari Kementerian ESDM.

Pasalnya, gedung operator dan pagar PLTS dengan daya 100 kilowatt-peak (kWp) tersebut tinggal berjarak 2 meter saja dari laut ketika air pasang.(adv)

Penulis: Sofi

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x