src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 7 Golongan yang Mendapat Naungan Ilahi di Hari Kiamat: Siapa Saja Mereka?

7 Golongan yang Mendapat Naungan Ilahi di Hari Kiamat: Siapa Saja Mereka?

4 minutes reading
Friday, 13 Sep 2024 11:17 688 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Di tengah ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi pada hari kiamat, ada satu kepastian yang dijanjikan oleh Allah SWT. Di hari itu, tidak ada tempat berlindung kecuali di bawah naungan-Nya. Namun, kabar baik datang dari Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa akan ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan istimewa dari Allah SWT pada hari yang mencekam tersebut.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: اَلْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْـمَسَاجِدِ ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ ، فَقَالَ : إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Artinya : “Ada tujuh golongan yang dinaungi Allah pada hari kiamat, pada saat tiada naungan kecuali naungan-Nya: (1) pemimpin yang adil, (2) seorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allah, (3) seorang yang hatinya bergantung ke masjid, (4) dua orang yang saling mencintai di jalan Allah, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, (5) seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah.’ (6) seseorang yang bersedekah dengan satu sedekah lalu ia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan tangan kanannya, serta (7) seseorang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya.” (HR Bukhari, Muslim, Malik, an-Nasa’i, dan lainnya).

Hadits ini menunjukkan bahwa di tengah kekacauan hari kiamat, Allah SWT memberikan perlindungan bagi mereka yang memenuhi kriteria ini. Menurut Imam Syamsuddin Al-Qurthubi dalam kitab At-Tadzkirah dilansir Detik,com, mereka yang berada di bawah naungan Allah SWT tidak akan merasakan panasnya terik matahari, berbeda dengan manusia lainnya yang mengalami penderitaan luar biasa.

Kondisi Manusia di Hari Kiamat: Kacaunya Dunia di Akhir Zaman

Gambaran mengenai bagaimana manusia menghadapi hari kiamat dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir Jilid 8. Di hari itu, manusia akan tercerai-berai, hilir-mudik tanpa arah, terkejut dan bingung, seperti kapas yang dihamburkan, sebagaimana Allah SWT firmankan dalam surah Al-Qamar ayat 7:

خُشَّعًا اَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ كَاَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنْتَشِرٌۙ

Artinya : “Seakan akan mereka itu belalang yang bertebaran.”

Kondisi tersebut mengungkapkan betapa dahsyatnya suasana pada hari kiamat. Gunung-gunung yang kokoh akan beterbangan seperti bulu-bulu yang dihambur-hamburkan, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Qoriah ayat 5:

وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوْشِۗ

Artinya : “Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”

Menurut tafsir para ulama seperti Mujahid dan Sa’id ibnu Jubair, gunung-gunung tersebut akan terlihat ringan dan beterbangan seperti bulu domba yang dihamburkan angin.

Rasulullah SAW juga menggambarkan situasi mengerikan itu, “Sesungguhnya manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang, tanpa alas kaki, dan tidak bersunat.” (HR Bukhari dan Muslim). Semua manusia akan berdiri di hadapan Allah SWT, menghadapi hisab atas segala perbuatan mereka selama hidup di dunia.

Pembagian Manusia di Padang Mahsyar

Ketika manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar, mereka akan terbagi menjadi tiga golongan, sebagaimana disebutkan dalam surah Al-Waqiah ayat 7:

وَكُتُمْ أَزْوَاجًا ثلاثة

Artinya :“Dan kamu menjadi tiga golongan.”

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, golongan pertama adalah orang-orang yang berada di sisi kanan ‘Arsy Allah. Mereka adalah para penghuni surga, berasal dari bagian kanan tubuh Adam, dan menerima catatan amal dengan tangan kanan.

Golongan kedua adalah mereka yang berada di sisi kiri ‘Arsy. Mereka adalah para penghuni neraka yang menerima catatan amal dengan tangan kiri, berasal dari bagian kiri tubuh Adam.

Golongan ketiga, disebut sebagai golongan terdahulu (as-sabiqun), adalah yang paling istimewa dan dekat dengan Allah SWT. Mereka terdiri dari para Rasul, Nabi, orang-orang jujur (ash-shiddiiquun), dan para Syuhada’. Mereka adalah yang paling awal sampai di hadapan Allah SWT dan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan golongan lainnya. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Waqiah ayat 8-10:

فأصحاب الميمنة مَا أَصْحَاب الميمنة . وأَصْحَابُ الْمَشْمَةِ مَا أَصْحَابِ الْمَشْمَةِ . وَالسَّابِقُونَ السابقون

Artinya : “Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri tersebut. Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga).”

Orang yang Pasti Mendapatkan Pertolongan Allah SWT

Di antara semua manusia, akan ada yang mendapat pertolongan khusus dari Allah SWT, yaitu orang-orang yang beriman. Allah SWT berfirman dalam surah Gafir ayat 51:

اِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُوْمُ الْاَشْهَادُۙ

Artinya : “Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari dihadirkannya para saksi (hari Kiamat).”

Menurut Tafsir Kemenag RI, pertolongan Allah SWT kepada orang-orang beriman dapat berupa berbagai bentuk, termasuk peningkatan kedudukan dan kekuasaan, kemenangan atas musuh, atau keselamatan dari kehancuran. Pertolongan ini adalah janji Allah SWT yang pasti ditepati, seperti yang juga ditegaskan dalam surah Ar-Rum ayat 47:

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ رُسُلًا اِلٰى قَوْمِهِمْ فَجَاۤءُوْهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ فَانْتَقَمْنَا مِنَ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْاۗ وَكَانَ حَقًّاۖ عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya : “Merupakan tanggung jawab Kami menolong orang-orang mukmin.”

Artikel Asli baca di Detik.com

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x